Minggu 08 Agustus 2021, 23:25 WIB

Penyaluran BLT-DD di Kabupaten Cianjur Terus Dipercepat

Benny Bastiandy | Nusantara
Penyaluran BLT-DD di Kabupaten Cianjur Terus Dipercepat

ANTARA
Ilustrasi bantuan langsung tunai dana desa.

 

PENYALURAN bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) bagi warga terdampak pandemi covid-19 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terus dipercepat. Awal bulan ini ditargetkan memasuki penyaluran tahap ke-7.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Ahmad Danial, mengatakan bersamaan diterapkannya PPKM Darurat dan kelanjutannya, pemerintah memberikan relaksasi atau kemudahan-kemudahan percepatan penyaluran BLT dana desa. Hal itu berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri serta kesepakatan Menteri Keuangan bersama Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

"Di bulan ini (Agustus), untuk BLT-DD harus sudah salur tahap ke-7. Tapi nanti di akhir bulan ini, harus salur juga tahap ke-8 dan 9," ujar Danial, Minggu (8/8).

Danial optimistis penyaluran BLT dana desa tahap ke-7 di awal pekan ini semua desa sudah bisa melaksanakannya. Sesuai alokasinya, setiap keluarga penerima manfaat (KPM) mendapatkan BLT dana desa sebanyak 12 kali penyaluran.

"Kita terus mendorong setiap desa agar melakukan percepatan penyalurannya. Terutama dari sisi administrasi agar tidak terjadi kendala," bebernya.

Bagi warga yang berhak menerima BLT dana desa namun tidak terdata, mereka bisa didaftarkan. Termasuk juga bagi keluarga penerima manfaat PKH ataupun bantuan sosial lainnya yang diputus.

"Mereka bisa ditambah sebagai penerima BLT-DD, tapi dengan catatan harus melalui Musdesus (musyawarah desa khusus) di masing-masing wilayah. Jadi, jumlah penerima BLT-DD tentatif karena bisa bertambah. Tapi konsekuensinya harus menggeser kegiatan yang lain," jelasnya.

Danial menegaskan pengalokasian BLT dana desa tidak akan mengganggu program lain. Dalihnya, BLT merupakan salah satu program yang diprioritaskan dalam penggunaan dana desa selama pandemi covid-19.

"Ada tiga prioritas dana desa. Pertama AKB atau adaptasi kebiasaan baru. Di dalamya itu ada untuk penanganan covid-19, kemudian BLT-DD, dan program padat karya tunai," jelas Danial.

Prioritas dana desa lainnya yakni pemulihan ekonomi. Misalnya pembentukan atau penataan BUMDes dan lainnya. "Prioritas ketiganya ialah untuk mendukung program strategis nasional. Misalnya untuk pencegahan stunting dan sebagainya," pungkasnya. (OL-15)

Baca Juga

DOK BP BATAM

Gesa Implementasi Green Port, Kemenko Marves dan BP Batam Gelar Rakor Pengelolaan Limbah B3

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Desember 2021, 10:43 WIB
Rakor ini dilaksanakan dalam rangka koordinasi, pengendalian dan pengelolaan limbah B3 pada kegiatan perkapalan untuk mengakselerasi...
dok.pemkab

Bupati Minta Warga Katingan Nikmati Tahun Baru di Rumah Saja

👤Surya Sriyanti 🕔Jumat 03 Desember 2021, 10:25 WIB
PEMKAB Katingan, Kalteng meminta warganya bertahun baruan di rumah saja. Mengingat kondisi saat ini masih...
MI/Denny S

Banjir Surut Sampah Kayu Tutupi Badan Sungai di Kalsel

👤Denny Susanto A 🕔Jumat 03 Desember 2021, 10:05 WIB
PASKA bencana banjir sampah menjadi persoalan tersendiri dihadapi pemerintah kabupaten di Kalimantan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya