Senin 02 Agustus 2021, 16:15 WIB

Soal Bantuan Rp2 Triliun, Kapolda Sumsel : Saya Niat Baik

Dwi Apriani | Nusantara
Soal Bantuan Rp2 Triliun, Kapolda Sumsel : Saya Niat Baik

MI/DWI APRIANI
Suasana di kantor Polda Sumatra Selatan saat penangkapan Heriyanti, pelaku penghinaan terhadap negara

 

KEPALA Kepolisian Daerah Sumatra Selatan Inspektur Jenderal Eko Indra Heri akhirnya buka suara terkait penipuan sumbangan Rp2 triliun dari
keluarga almarhum Akidi Tio.

Sebelumnya, keluarga Akidi Tio lewat anak bungsunya, Heriyanti menjanjikan akan menyumbang penanganan covid-19 di Sumatra Selatan sebesar Rp2 triliun. Dana akan diserahkan ke Polda Sumatra Selatan.

Eko menjelaskan dirinya tidak mengetahui sejak awal bahwa itu hanyalah
penipuan. Ia mengaku hanya berikhtiar untuk melakukan kebaikan.

"Saya kan niat baik, ada orang mau menyumbang untuk Sumsel, melalui saya maka saya salurkan," ungkap Eko, Senin (2/8).

Ia tidak menampik jika dirinya kecewa akibat kebohongan yang dilakukan oleh tersangka Heriyanti. Di tengah kondisi sulit seperti saat ini, Eko mengira memang ada orang-orang baik yang akan menyalurkan uang untuk membantu sesama.

"Saya tidak mengharapkan apa-apa. Saya hanya berpikir positif saja," ungkap dia.

Saat ini, Eko mengakui jika Heriyanti tengah diperiksa di Polda Sumsel
sebagai tersangka. Pihaknya menyerahkan seluruh proses hukum kepada
penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel.

"Tim sedang bekerja saat ini," ujar dia.

Sementara itu, Direktur Intelejen dan Keamanan Polda Sumsel, Komisaris Besar Ratno Kuncoro memastikan jika Heriyanti sudah ditetapkan menjadi tersangka.

Heriyanti dikenakan Undang-Undang No 1 tahun 1946 pasal 15 dan 16 dengan ancaman 10 tahun penjara. Heriyanti dianggap telah menghina negara.

"Tersangka akan dihukum 10 tahun penjara atas perbuatannya. Ini sudah kedua kali dilakukan oleh tersangka," pungkasnya. (N-2)

Baca Juga

MI/Alexander P Taum.

Siswa Lembata Korban Badai Seroja Jalani PTM di Bawah Pohon

👤Alexander P Taum 🕔Minggu 26 September 2021, 11:50 WIB
Tampak tenda bantuan berwarna putih sudah mulai koyak. Debu tebal menempel di dinding tenda...
Antara/Syaiful Arif.

Jatim Bantah Ada Klaster Pembelajaran Tatap Muka

👤Faishol Taselan 🕔Minggu 26 September 2021, 11:30 WIB
Dari temuan 1.303 sekolah yang menjadi klaster covid-19 selama PTM terbatas, sebanyak 165 sekolah di antara angka itu atau 2,77% berada di...
MI/Kristiadi.

Kawanan Maling Bobol Minimarket Terekam CCTV

👤Kristiadi 🕔Minggu 26 September 2021, 11:15 WIB
Ia mengatakan aksi tercela itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB dini...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Cegah Konflik di Myanmar semakin Memburuk

Bentrokan antara pasukan perlawanan bersenjata dan militer dalam beberapa hari terakhir telah mendorong gelombang evakuasi baru di wilayah barat laut

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya