Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
TREN kasus baru covid-19 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terpantau mulai turun. Kondisi tersebut dinilai memiliki korelasi dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang sudah berjalan hampir 13 hari atau dua pekan.
Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, menjelaskan sejak sepekan lalu pergerakan kasus covid-19 di Kabupaten Cianjur mulai turun. Kurun sepekan diterapkannya PPKM darurat, angka kasus konfirmasi covid-19 di Kabupaten Cianjur mencapai kisaran 1.100 kasus. "Pekan kedua mulai turun jadi 700-an kasus," kata Yusman, Kamis (15/7).
Per Rabu (14/7), lanjut Yusman, penambahan angka konfirmasi covid-19 sekitar 467 kasus. Yusman berharap dengan semakin ketatnya penerapan PPKM darurat, tidak kembali terjadi pergerakan kenaikan kasus Covid-19.
"Kalaupun ada pergerakan, jumlahnya tidak melebihi penambahan kasus pada pekan sebelumnya," jelas Yusman.
Yusman menuturkan melihat perkembangan kasus konfirmasi covid-19, terpantau mengalami penurunan. Kondisi itu dimungkinkan berkaitan dengan penerapan PPKM darurat.
"Ada korelasinya antara PPKM darurat ini dengan turunnya kasus. Tetapi itu semua tetap harus diwaspadai. Apakah ini (angka penurunan kasus) benar-benar dari PPKM darurat atau ada faktor lain. Tapi evaluasi sementara, ada kaitannya," sebutnya.
Jika dipersentase, kata Yusman, angka penurunan kasus selama penerapan PPKM darurat di kisaran 25%. Kalaupun dimungkinkan bakal adanya perpanjangan PPKM darurat, Yusman memprediksi angka kasus konfirmasi bisa lebih ditekan lagi.
Menurut Yusman, PPKM darurat idealnya memang tidak dilakukan hanya 1 periode. Ia mencontohkan di Malaysia yang memberlakukan lockdown tidak hanya 1 kali periode.
"Tapi terus ada perpanjangan. Demikian juga PPKM darurat ini akan signifikan ketika mulai ada perpanjangan," jelasnya.
Hingga Rabu (14/7), jumlah kasus konfirmasi covid-19 di Kabupaten Cianjur sebanyak 9.113 kasus. Dari jumlah itu, sebanyak 7.237 pasien dinyatakan sembuh. Sisanya sebanyak 1.476 orang masih menjalani isolasi, sebanyak 224 orang meninggal dunia, dan 176 orang beralamat di luar Kabupaten Cianjur. (OL-15)
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
DUA pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, diamuk massa setelah ketahuan mencuri sepeda motor.
SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil menangkap pelaku berinisial W, warga Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
OTT ini terjadi pada Kamis, 5 Februari 2026, malam. KPK menyita ratusan juta atas penangkapan ini.
HARGA sejumlah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik mendekati Ramadan 1447 Hijriah.
Ramp check kendaraan angkutan umum dan barang dipusatkan di kawasan Terminal Pasirhayam, Selasa (10/2). Tim juga melakukan tes urine serta memeriksa kondisi kesehatan para pengemudi.
Pajak dan retribusi daerah merupakan salah satu instrumen yang berkontribusi besar terhadap pembangunan daerah.
Kerja sama itu diharapkan bisa menangani masalah sampah sekaligus menghasilkan energi listrik.
KUOTA haji tahun ini di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berkurang dratis jika dibandingkan dengan sebelumnya.
CUACA ekstrem akhir-akhir ini memicu curah hujan tinggi yang meningkatkan potensi gagal panen. Pemerintah setempat mulai ancang-ancang mengantisipasi potensi tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved