Rabu 14 Juli 2021, 15:59 WIB

Hotspot Terus Bermunculan di NTT

Palce Amalo | Nusantara
Hotspot Terus Bermunculan di NTT

ANTARA
Ilustrasi

 

TITIK panas (hotspot) yanga diduga berasal kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus bermunculan di Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa pekan terahir. Sesuai laporan Stasiun Klimatologi El Tari Kupang Rabu, (14/7) terpantau 16 hotspot tersebut terdeteksi satelit di enam kabupaten yakni Alor, Lembata, Rote Ndao, Sikka, Sumba Tengah, dan Sumba Timur.

"Titik panas terbanyak di Kecamatan Pembantu Pantar di Alor, Rote Tengah di Rote Ndao dan Haharu di Sumba Timur, masing-masing tiga titik. Sedangkan di kabupaten lainnya terpantau antara 1-2 hotspot," kata Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Agung Sudiono Abadi lewat keterangan tertulis, Rabu (14/7). 

Menurutnya, titik panas tersebut berkurang jika dibandingkan titik panas yang muncul pada Selasa (13/7) sebanyak 24 titik tersebar di Kabupaten Kupang, Sumba Tengah dan Sumba Timur di atas 80 persen.

Sementara itu, BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait gelombang tinggi dan angin kencang yang melanda wilayah NTT. Tinggi gelombang di perairan tertentu di NTT antara 2,5-4 meter serta 4-5 meter, dan kecepatan angin mencapai 25 knot per jam. (OL-15)

Baca Juga

Ist

Merayakan Ulang Tahun sembari Berwisata di Gunung Mas Puncak

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 00:25 WIB
Pada 15 November 2021 nanti, hari jadi kedua akan dirayakan di Agrowisata PTPN VIII Gunung Mas, Puncak, Bogor, selama 3...
ANTARA/Galih Pradipta

Program Langit Biru, Pertamina Diskon Harga Pertalite di Nias

👤Yoseph Pencawan 🕔Senin 25 Oktober 2021, 22:20 WIB
Diskon Pertalite berlaku di Nias hingga 28 hari ke depan dan tersedia di 24...
MI/NURUL HIDAYAH

Pertanian Kabupaten Cirebon Butuh Intervensi Pemerintah Pusat

👤Nurul Hidayah 🕔Senin 25 Oktober 2021, 22:15 WIB
Kabupaten Cirebon menjadi salah satu daerah yang berkontribusi terhadap swasembada beras...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Bongkar Transaksi Narkoba Rp120 Triliun

Para anggota sindikat narkoba juga kerap memanfaatkan warga yang polos untuk membantu transaksi dari dalam ke luar negeri dan sebaliknya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya