Selasa 29 Juni 2021, 16:19 WIB

Warga Lembata Apresiasi Gubernur NTT Tunda Turnamen Sepak Bola

Mediaindonesia.com | Nusantara
Warga Lembata Apresiasi Gubernur NTT Tunda Turnamen Sepak Bola

DOK Pribadi.
Dr Justin L Wejak.

 

WARGA Lembata Diaspora Sedunia yang tergabung dalam Grup WhatsApp Ata Lembata mengapresiasi Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat terkait rencana penyelenggaraan Turnamen Liga 3 El Tari Memorial Cup (ETMC) tahun 2021. Turnamen sepak bola yang menurut rencana menghadirkan kontingen dari seluruh kabupaten/kota sedianya berlangsung di Lewoleba, kota Kabupaten Lembata, NTT, Agustus mendatang.

"Keputusan Pak Gubernur Nusa Tenggara Timur menunda turnamen El Tari Memorial Cup yang semua direncanakan berlangsung pada Agustus 2021 itu langkah bijak. Langkah Pak Gubernur tentu kami apresiasi," ujar Pastor Dr Bernardus Boli Ujan SVD, warga grup Ata Lembata dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (29/6).
 
Menurut Pastor Boli Ujan, imam yang juga dosen Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, keputusan Gubernur Laiskodat tentu juga mempertimbangkan aspek keselamatan warga masyarakat Lembata dan NTT umumnya tatkala turnamen itu digelar. Apalagi, kata mantan Sekretaris Komisi Liturgi KWI ini, penyebaran wabah korona di seluruh wilayah NTT, termasuk Lembata sangat membahayakan keselamatan warga.

"Saya pikir langkah penundaan Pak Gubernur NTT sangat bijak sebagai pemimpin yang mencintai keselamatan warganya. Pak Gubernur tentu tak mau mengambil risiko besar jika terjadi kerumunan warga saat berlangsung turnamen itu. Apalagi, belakangan banyak warga di sejumlah desa di Lembata juga terpapar virus berbahaya itu," lanjut Pastor Boli, ahli Liturgi lulusan Pontificio Instituto Liturgico Sant Anselmo, Roma.

Surat Gubernur

Surat Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat Nomor BU.426.3/07/DISPORA/2021 tentang Penundaan Pelaksanaan Turnamen El Tari Memorial Cup dan Soeratin Cup tahun 2021 tanggal 29 Juni dengan alasan mencegah penularan varian baru covid-19.

Atas dasar surat Gubernur NTT tersebut, Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Nusa Tenggara Timur melalui Surat Nomor: 066/PSSI-NTT/VI/2021 perihal Pemberitahuan Penundaan Kompetisi Sepakbola Asprov PSSI NTT Tahun 2021 menyepakati menunda semua kompetisi Sepakbola Asprov PSSI tahun 2021 yakni Liga III El Tari Memorial Cup XXXI tahun 2021 di Lembata, juga Soeratin Cup U-17 dan U-15 di Belu dan akan dilaksanakan tahun 2022.

"Mengenai tuan rumah peyelenggara kompetisi di tahun 2022 akan diinformasikan kemudian. Demikian pemberitahuan kami, atas nama perhatian dan kerja sama yang baik disampaikan terima kasih," demikian bunyi surat yang diteken Sekretaris Aprov PSSI NTT Drs Lambertus Ara Tukan, MM yang salinannya diterima, Selasa (29/6).

Surat penundaan Aprov PSSI NTT tersebut juga dikirimkan kepada Ketua Umum PSSI di Jakarta, Ketua Komite Olahraga Nasional (KONI) NTT di Kupang, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga NTT, Bupati dan Ketua DPRD Lembata, Bupati Alor, Bupati dan Ketua DPRD Belu, Ketua Umum KONI Kabupaten/Kota se-NTT, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten/Kota se-NTT, dan Ketua Asprov PSSI NTT sebagai laporan.

Bisa mendengar

Pastor Yohanes Laba Tolok SDB, warga diaspora lain, juga mengapresiasi Gubernur Viktos Laiskodat dan Wakil Gubernur Josef Nae Soi karena mengambil langkah bijak setelah mendengar suara masyarakat kecil tentang bahaya covid-19 sehingga menunda turnamen ETMC di Lembata, Soeratin Cup U-17 dan U-15 pada 2021 di Belu.

"Ini bukti keberpihakan kepada masyarakat NTT. Pemimpin seperti ini yang kami butuhkan. Bisa mendengar dan peka terhadap kehidupan masyarakat. Terima kasih, Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur atas kebijaksanaannya," kata Pastor John Laba Tolok, Pembina Novisiat Salesian Don Bosco Tigaraksa, Tangerang, Banten.

Imam asal Atadei, dengan penundaan tersebut, pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Lembata lebih fokus dalam menangani masalah covid-19 dan warga masyarakat korban badai Seroja serta pembangunan fisik lain di Lembata.

"Penundaan ini tentu mengecewakan Pemkab Lembata dan masyarakat tetapi tentu harus realistis terhadap kenyataan saat ini. Masih ada kesempatan lain. Urusan hidup mati manusia tetap prioritas. Itu yang juga menjadi pertimbangan Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur NTT," kata Pastor John, imam yang lama bertugas di Dili, Timor Leste.

Dr Justin L Wejak, admin grup Ata Lembata, mengatakan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT terbukti sungguh sangat bijak dengan keputusan menunda turnamen ETMC 2021. Keputsaun bijak ini patut diberikan apresiasi. Kedua pemimpin itu telah memperlihatkan kepekaan dan akal sehat yang terkesan pupus dalam diri Pemkab Lembata.

Menurut Justin, warga asal Lefkuku, Baolangu, silaturahmi Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur bersama rombongan ke Sumba dalam rangka merayu tiga bupati di pulau itu secara kasat mata menunjukkan sikap kepala batu dan masa bodoh mereka terhadap arahan dan nasihat Presiden Joko Widodo dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Kepala Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letnan Jenderal Ganip Warsito terkait perjalanan-perjalanan dinas yang tak begitu perlu di musim pademi covid-19.

 

"Itu baru bicara soal kesehatan. Belum lagi berapa biaya yang dihambur-hamburkan bupati dan rombongan di tengah penderitaan sebagian masyarakat korban banjir dan longsor di Ile Ape dan Kedang awal April lalu. Perilaku pejabat ini kian menyengsarakan warga korban bencana dan pembangunan infrastruktur yang selama ini sengaja ditelantarkan,” kata Justin, dosen Kajian Asia di The University of Melbourne, Victoria, Australia. (RO/OL-14)

Baca Juga

DOK PEMPROV JAWA TENGAH

Sedang Antre Sembako, Rofik Malah Dapat Peci dari Wagub Taj Yasin Maimoen

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 19 September 2021, 08:12 WIB
Rofik awalnya hanya duduk sembari menunggu bantuan sembako yang akan dia terima dari NBRS Corp dan Blue Helmet...
dok.mi

Kesembuhan dan Penambahan Kasus Covid-19 Sleman Tertinggi di DIY

👤Agus Utantoro 🕔Minggu 19 September 2021, 08:05 WIB
KABUPATEN Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (18/9) mencatatkan angka kesembuhan dan  penambahan kasus Covid-19 tertinggi di...
Antara

KM Sirimau Tidak Berlayar, 80 Ton Bawang Merah Terancam Busuk di Kupang

👤Palce Amalo 🕔Minggu 19 September 2021, 07:45 WIB
SEKITAR 60 hingga 80 ton bawang merah menumpuk di gudang petani di Pulau Semau, Kabupaten Kupang, NTT, setelah KM Sirimau dialihkan menjadi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

AS, Inggris, dan Australia Umumkan Pakta Pertahanan Baru

 Aliansi baru dari tiga kekuatan tersebut tampaknya berusaha untuk melawan Tiongkok dan melawan kekuatan militernya di Indo-Pasifik.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya