Rabu 09 Juni 2021, 11:05 WIB

Spesialis Jambret HP di Kota Kupang Ternyata Disersi Polisi

Palce Amalo | Nusantara
Spesialis Jambret HP di Kota Kupang Ternyata Disersi Polisi

dok.medcom
Ilustrasi

 

HSR, 29, eks anggota Polairud Baharkam Polri berpangkat Bharatu ditangkap di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur karena terlibat sejumlah kasus penjambretan.

HSR merupakan spesilias penjambretan handphone (HP) sejak beberapa bulan terakhir. Modusya berpura-pura meminjam HP dengan sasaran anak-anak dan remaja di pinggir jalan dengan alasan menelepon seseorang. Setelah handphone diserahkan, ia langsung melarikan diri.

"Anggota Buser terlebih dahulu mengamankan seorang warga yang diduga sebagai penadah barang hasil jambret pelaku. Dari penangkapan itu, tim gabungan melakukan pengembangan dan berhasil mengidentifikasi identitas pelaku serta keberadaannya di Kota Kupang," kata Kabid Humas Polda Nusa Tenggara Timur Kombes Rishian Krisna Budhiaswanto, Rabu (9/6).

Dia dibekuk tanpa perlawanan di rumah teman wanitanya, berisial A, 27, di Jalan Oelon II, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Selasa (8/6) dini hari pukul 02.00 Wita.

Menurut Kombes Rishian, HSR dipecat dari anggota polisi karena terlibat kasus narkotika, namun sudah direhabilitasi serta kasus disersi. Selain itu, ia juga terlihat kasus pencurian dengan kekerasan di sejumlah lokasi di Kota Kupang. "Ia dipecat dari anggota polisi dengan tidak hormat," ujarnya.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti antara lain sepeda motor honda scoopy warna merah hitam nomor polisi DH 4754 KR, satu unit handphone merk Vivo Y12 warna hitam merah serta satu buah helm scoopy warna putih.

Adapun handphone yang dijambret HSR dijual yang kemudian uangnya digunakan untuk membeli minuman keras. "Hasil penjualan tersebut digunakan untuk berpesta minuman keras dan foya-foya," kata Kombes Rishian.

Kepada polisi, HSR mengaku menjambret handphone Xiomi Redmi masing-masing di Kelurahan Kayu Putih dan Kelurahan Fatululi, serta Vivo Y12 di Kelurahan Oesapa.

"Selain sejumlah lokasi ini, masih ada beberapa lokasi yang menjadi sasaran pelaku. Pihak Polres Kupang Kota maupun Polres jajaran juga banyak menerima laporan kasus jambret yang diduga kuat melibatkan pelaku," ungkapnya. (OL-13)

Baca Juga: Bahan Kebutuhan Pokok Dikenakan PPN, IKAPPI Nilai Keterlaluan

 

Baca Juga

ANTARA

Vaksinasi Covid-19 di Pariaman Terus Digencarkan

👤Yose Hendra 🕔Minggu 13 Juni 2021, 01:00 WIB
Genius juga mengingatkan agar masyarakat, khususnya ASN (Aparatur Sipil Negara), baik yang ber SK maupun kontrak, untuk dapat mengikuti...
Ist

Pemkab Bogor Ubah Area Bekas Tempat Sampah Jadi Hutan Kota

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 12 Juni 2021, 23:45 WIB
Pemkab Bogor dan Korindo Group melalui Yayasan Korindo akan membangun hutan kota di lahan bekas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pondok Rajeg,...
MI/Dwi Apriani

Pemprov Sumsel Aktifkan Kembali Satgas Peningkatan Disiplin Covid

👤Dwi Apriani 🕔Sabtu 12 Juni 2021, 23:13 WIB
Menurut Aris, untuk sekolah tatap muka ini perlu dipersiapkan dengan baik. Sebab kalau salah bisa jadi klaster...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Perangkat Terenkripsi Jerat Penjahat di Seluruh Dunia

LEBIH dari 800 penjahat telah ditangkap di seluruh dunia seusai dijebak menggunakan aplikasi pesan terenkripsi yang dijalankan FBI.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya