Rabu 02 Juni 2021, 18:45 WIB

Boyolali Targetkan Produksi Beras 160 Ribu Ton Beras

Mediaindonesia.com | Nusantara
Boyolali Targetkan Produksi Beras 160 Ribu Ton Beras

freepik.com
Ilustrasi

 

Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali di Jawa Tengah, menyebutkan pihaknya menargetkan produksi pangan di daerah itu, hingga akhir 2021 mencapai 160.000 ton setara beras.

"Kami menargetkan produksi beras 160.000 ton, sehingga kebutuhan beras di Boyolali sangat tercukupi dan mudah-mudahan surplus 42.000 ton," kata Kepala Dispertan Kabupaten Boyolali, Bambang Jiyanto, disela memantau ketersediaan pangan di Desa Sembungan Nogosari Boyolali, Rabu (2/6).

Bambang Jiyanto menjelaskan Dispertan Boyolali menjelang musim pancaroba memantau di beberapa lahan pertanian di beberapa daerahnya terkait ketersediaan pangan.

"Kami memantau lahan tanaman padi di Desa Sembungan, Kecamatan Nogosari Boyolali yang hingga di Musim Tanam 2 (MT2), komoditas beras mampu panen lahan seluas 197 hektare. Pada bulan Juni-Juli akan memanen lahan tanaman padi di 2.000 hektare," kata Bambang.

Menurut Bambang data tersebut didapat karena saat ini masih terdapat tanaman padi yang tertanam atau kerap disebut standing crop di area seluas 17.779 hektare dengan asumsi luas lahan satu hektare mampu menghasilkan produktivitas tanaman (provitas) sebanyak 5,7 ton gabah kering panen.

Pihaknya optimistis target capaian 2021 ini, produksi pangan di Boyolali dapat terpenuhi. Hal tersebut dibarengi dengan harga jual beras yang terbilang cukup bagus.

Bambang menjelaskan, harga gabah kering panen saat ini, cukup bagus rata-rata dijual Rp4.300 per kilogram untuk yang dipanen dengan (mesin) combine, Rp4.000 untuk yang dipanen biasa,dan harga gabah kering giling Rp5.000 hingga Rp 5.200 per kilogram.

"Para petani sekarang sudah mulai terbiasa untuk dipanen secara combine sehingga hasilnya lebih bagus. Petani semakin sejahtera," katanya.

Selain itu, petani di Desa Ketitang, Kecamatan Nogosari Boyolali, pada MT2 ini, juga diprediksi bakal panen tanaman padinya dengan luas 400 hektare, Juli mendatang.

Oleh kerena itu, Dispertan Kabupaten Boyolali memastikan ketersediaan di daerahnya pada musim pancaroba masih aman dan diperkirakan surplus. (Ant/OL-12)

Baca Juga

dok.mi

Polisi Medan Tangkap Preman Pemalak Sopir tapi Tidak Ditahan

👤Yoseph Pencawan 🕔Selasa 27 Juli 2021, 22:52 WIB
SEPEKAN setelah viral di media sosial, polisi menangkap seorang preman yang menjadi pelaku pemalakan sopir di Jalan Veteran, Medan,...
Dok. Pribadi

DPR Papua Kutuk Keras Aksi Viral Kekerasan Aparat pada Warga

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Selasa 27 Juli 2021, 22:50 WIB
Aksi tersebut sebelumnya viral yang memperlihatkan dua anggota berseragam TNI AU sedang mengamankan seorang...
Dok NasDem

NasDem Papua Barat Gelar Vaksinasi Covid-19 dan Bantuan Sembako

👤Putra Ananda 🕔Selasa 27 Juli 2021, 22:17 WIB
Ketua DPW Partai NasDem PB, Dominggus Mandacan mengungkapkan antusiasme masyarakat untuk menerima vaksin Covid-19 begitu...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Saling Jaga dari Serangan Virus

PANDEMI covid-19 telah berdampak besar bagi warga, terutama bagi mereka yang memiliki penghasilan harian, seperti ojek daring, buruh harian, dan pekerja lepas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya