Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
SEDIKITNYA kurang dari 5.000 warga di sejumlah desa di Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) mengalami krisis air bersih. Mereka telah mengajukan permintaan air bersih ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Cilacap Tri Komara Sidhy mengatakan bahwa sampai sekarang telah ada enam desa yang mengajukan permohonan pasokan air bersih. Keenam desa tersebut adalah Desa Bojong, Kecamatan Kawunganten, Desa Purwodadi dan Rawapu Kecamatan Patimuan serta Desa Cinangsi, Cisumur dan Gintungreja Kecamatan Gandrungmangu.
"Dari keenam desa tersebut, yang telah dicukupi kebutuhan air bersihnya adalah Desa Bojong, Kecamatan Kawunganten. Pada pekan ini, jumlah yang telah disalurkan sebanyak 20 ribu liter atau 4 tangki air bersih. Itu untuk memenuhi kebutuhan sebanyak 200 jiwa," jelas Tri Komara, Minggu (23/5).
Menurutnya, untuk tiga desa di Kecamatan Gandrungmangu, jumlah penduduk yang mengalami kesulitan air bersih totalnya mencapai 5.400 jiwa lebih. Sedangkan di dua desa lain yakni Purwodadi dan Rawapu di Kecamatan Patimuan jumlahnya mencapai ratusan jiwa yang mengalami kekeringan.
"Setelah Desa Bojong, pada Senin (24/5/2021) BPBD akan menyuplai kebutuhan air bersih untuk Desa Purwodadi dan Rawapu di Kecamatan Patimuan. Sedangkan Selasa dan Rabu (15-26/5/2021) akan memasok untuk tiga desa di Kecamatan Gandrungmangu yakni Cinangsi, Cisumur dan Gintungreja," katanya.
BPBD telah melakukan pemetaan potensi kekeringan di wilayah Cilacap. Tahun ini , ada 73 desa yang tersebar di 19 kecamatan merupakan wilayah rawan kekeringan. (OL-15)
Gelombang tinggi berlangsung di perairan Jawa Tengah hingga 4 meter hingga berdampak mengganggu aktivitas pelayaran.
Penyemaian dilakukan pada area target di perairan utara Jawa Tengah dengan jarak 52–82 nautical mile dari Bandara Ahmad Yani Semarang.
Cuaca ekstrem berpotensi merata di seluruh daerah di Jawa Tengah sehingga warga diminta untuk waspada terhadap dampak yang ditimbulkan.
Banjir bandang akibat hujan ekstrem di Purbalingga, Jawa Tengah, menewaskan satu warga, melukai satu lainnya, merusak ratusan rumah, dan memaksa ratusan orang mengungsi.
CUACA ekstrem masih terjadi puluhan daerah di Jawa Tengah Sabtu (24/1) mengakibatkan bencana hidrometeorologi.
Cuaca ekstrem kembali merata berpotensi di 33 daerah di Jawa Tengah Jumat (23/1), selain masih ada air laut pasang (rob), gelombang tinggi.
Peneliti memperingatkan ancaman global amoeba bebas yang mampu bertahan dari suhu ekstrem dan disinfektan.
Studi terbaru di Guatemala mengungkap fakta mengejutkan. Air minum kemasan yang dianggap paling aman justru paling banyak terkontaminasi bakteri tinja.
Kondisi saluran irigasi Gunung Nago arah kiri, tepatnya di depan SMA 9 Padang, mengalami pendangkalan serius akibat tumpukan sedimen.
Kecamatan Pauh dan Kuranji mengalami krisis air bersih akibat sumur mengering serta kerusakan bendungan dan irigasi pascabencana November 2025.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih di Sumut, Sumbar, Riau, Lampung, Jateng, Jatim, Kalsel dan Sulsel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved