Sabtu 22 Mei 2021, 19:38 WIB

Virus Varian India Masuk Cilacap Lewat Awak Kapal

Lilik Darmawan | Nusantara
 Virus Varian India Masuk Cilacap Lewat Awak Kapal

Dok MI
Ilustrasi covid-19

 

VIRUS korona varian baru India B1617 telah masuk ke Cilacap, Jawa Tengah (Jateng). Masuknya virus tersebut melalui awak kapal MV Hilma Bulker yang masuk Cilacap pada 25 April lalu.

Dari 20 awak kapal, 14 di antaranya terinfeksi covid-19. Satu di antaranya meninggal dunia. Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji mengatakan bahwa pihaknya telah membawa sampel ke Balitbang Kemenkes untuk mengetahui varian virus korona.

"Dari hasil genome sequencing yang dilakukan oleh Balitbang Kemenkes, varian virus korona adalah varian India atau B 1617," kata
Bupati Tatto Suwarto, Sabtu (22/5).

Pemkab telah mengambil langkah-langkah terutama untuk tenaga kesehatan yang menangani pasien awak kapal berkebangsaan Filipina tersebut. Di tempat yang sama, Direktur RSUD Cilacap Mochammad Ichlas Rianto mengatakan bahwa ada  32 tenaga kesehatan (nakes) RSUD Cilacap yang yang terpapar covid-19. Sebagian besar nakes yang terpapar memang menangani awak kapal MV Hilma Bulker yang terinfeksi varian baru India B1617.

Dari 32 nakes yang terpapar tersebut, 9 di antaranya dirawat di RSUD Cilacap. Sedangkan sisanya isolasi mandiri. "Sebagian besar nakes yang terpapar kontak erat ABK yang terpapar virus varian baru India B1617,"ujarnya.

Namun, pihaknya masih menunggu hasil genome sequencing virus para nakes.

"Jadi belum dapat dipastikan varian virusnya. Apakah varian B1617 atau bukan,"ujarnya.

Pihaknya juga menutup pelayanan poli dan layanan rawat jalan di RSUD Cilacqp. RSUD tutup mulai Senin (24/5) hingga seminggu ke
depannya. Hal itu dilakukan karena ada 32 nakes yang terpapar Covif-19.

"Mulai Senin pelayanan poli dan rawat jalan ditutup. Sampai sepekan. Hal ini dilakukan karena ada 32 nakes yang terpapar Covid-19,"ujarnya.

baca juga: Varian Baru Covid-19

Tetapi, pelayanan gawat darurat masih dibuka. Jadi, hanya pelayanan rawat jalan dan poli yang ditutup. Sebelumnya Kapal berbendera Panama MV Hilma Bulker dengan 20 awak negara Filipina itu membawa muatan raw sugar dari India. Kapal tiba di
Cilacap pada tanggal 25 April 2021, pukul 16.00 WIB. Waktu itua Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II-A Cilacap melakukan pemeriksaan kekarantinaan kesehatan terhadap ABK MV Hilma Bulker.

Awalnya ada tiga yang positif, kemudian berlanjut 10 orang. Dan terakhir ada satu orang. Dari 14 yang positif, satu di antaranya meninggal dunia. Sedangkan 13 pasien lainnya 11 awak kapal masih dirawat dan dua lainnya sudah sembuh. (N-1)

 

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto

Pemkot Medan Ingatkan Warga tak Beli Minyak Goreng Lebih dari 2 Liter

👤Yoseph Pencawan 🕔Jumat 28 Januari 2022, 22:19 WIB
Pembelian dalam skala besar atau melebihi kebutuhan akan mengakibatkan stok cepat habis dan memicu kelangkaan barang di...
dok.pribadi

Sengketa dengan Bupati Kobar, Advokat Diminta Keterangan Itjen Kementerian ATR/BPN

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 28 Januari 2022, 21:26 WIB
SENGKETA lahan antara Bupati Kobar, Kalteng dengan Nurhidayah dengan ahli waris almarhum mantan ASN Distanak Palangkaraya, Brata Ruswanda...
Medcom.id.

Mantan Guru Honorer yang Bakar SMPN 1 Cikelet Dibebaskan

👤Kristiadi 🕔Jumat 28 Januari 2022, 20:32 WIB
Berkaitan dengan pemenuhan honor guru itu, pihaknya mengembalikan ke Dinas Pendidikan dan sekolah tempat bersangkutan pernah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya