Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRES Murung Raya, Kalimantan Tengah, mengimbau pengendara berhati-hati karena badan jalan nasional di ruas Puruk Cahu menuju Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara dan sebaliknya di kilometer 61 retak.
"Kami mengimbau pengendara yang melintas di kilometer 61 ruas jalan Puruk Cahu-Muara Teweh agar berhati-hati. Sebab, badan jalannya retak," kata Kasat Lantas Polres Murung Raya AKP Hermanto di Puruk Cahu, Rabu (19/5).
Menurut dia, retaknya badan jalan tersebut akibat tanah bagian bawah aspal longsor, sehingga menyebabkan sebagian badan jalan pada kilometer 61 itu menurun sekitar 50 cm.
Baca juga: Yayasan Puspita Bangun Bangsa Bantu Pengelolaan Sampah Manggarai
"Informasi retaknya badan jalan ini awalnya kita ketahui dari laporan sopir truk yang akan menuju Puruk Cahu. Retaknya badan jalan ini disebabkan curah hujan yang cukup tinggi," katanya.
Menurut Hermanto, penurunan badan jalan itu terjadi karena di bagian bawah sebagian aspal terkikis air hujan.
"Akibat retaknya badan jalan itu menyebabkan lalu lintas menjadi terganggu," ucapnya.
Ia menyampaikan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, jajaran Polres Murung Raya dari Satuan Lalu Lintas langsung menuju lokasi jalan yang retak tersebut.
"Adapun langkah-langkah yang sudah kami lakukan adalah memberikan imbauan dengan memasang spanduk agar pengendara yang melintas di kilometer 61 supaya berhati hati," kata dia.
Pihaknya juga sudah menyarankan kepada instansi terkait untuk segera menangani ruas jalan yang mengalami kerusakan tersebut dan saran itu akan ditindaklanjuti dalam waktu 1 x 24 jam.
Ia menyampaikan, jalan yang rusak itu merupakan akses jalan satu satunya dari Kabupaten Barito Utara menuju Murung Raya.
"Kami bersama Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, pengawas, serta kontraktor sudah melakukan peninjauan ke lokasi," tambah Hermanto.
Menurut dia, kontraktor pelaksana sudah menyanggupi menangani kerusakan jalan pada km 61 itu dalam waktu 1 x 24 jam.
"Besok, material dan alat berat sudah diturunkan ke lokasi jalan yang mengalami kerusakan tersebut," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Murung Raya Kariadi juga mengimbau masyarakat pengguna jalan dari Muara Teweh-Puruk Cahu atau sebaliknya supaya berhati-hati saat melintas di km 61.
"Supaya tidak terjadi kecelakaan, masyarakat diimbau berhati-hati saat melintas di km 61. Lokasi itu masih bisa dilewati asalkan dengan selalu waspada," kata Kariadi. (Ant/OL-1)
Bantuan ini adalah wujud nyata dari nilai-nilai gotong royong dan rasa persaudaraan yang tertanam kuat sesuai falsafah Huma Betang.
Gubernur menjelaskan, penyaluran akan dilakukan secara proporsional ke tiga provinsi terdampak.
BMKG Kalimantan Tengah (Kalteng) memprakirakan adanya potensi hujan lebat dan petir yang diakibatkan cuaca ekstrem, terutama Kabupaten Murung Raya, Kapuas bagian utara, dan Barito Utara.
KALIMANTAN Tengah (Kalteng) mendapat penghargaan Empowerment of Algriculture & Food Self-Sufficiency dalam Program Lumbung Pangan Nasional pada ajang Indonesia Kita Awards 2025 yang digagas oleh Garuda TV.
WAKIL Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo merespons penurunan alokasi dana transfer dan Dana Bagi Hasil (DBH) yang dialami pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten/kota.
Rekaman video yang beredar memperlihatkan dua unit alat berat dikerahkan untuk membongkar lantai jembatan yang rusak.
Jalan rusak sering kali menjadi penyebab kecelakaan fatal bagi pengendara motor, terutama saat musim hujan.
BEREDAR video yang memperlihatkan dua orang diangkut dalam bucket atau keranjang pengeruk ekskavator.
CURAH hujan deras yang mengguyur Wonosobo belakangan ini membuat jalan alternatif Wonolelo - Wonosobo rusak parah.
Dengan kondisi jalan yang memprihatinkan tersebut, banyak masyarakat mengeluh soal hasil pertanian atau perkebunannya tidak dapat terdistribusi dengan optimal.
Terdapat tiga titik rawan macet di sepanjang rute.
SEBANYAK 321 jalan rusak terdampak banjir di Sumbar. Kondisi ini menghambat penanganan darurat, khususnya pendistribusian bantuan kepada masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved