Sabtu 08 Mei 2021, 05:34 WIB

Profil dan Track Record Paslon Jadi Pertimbangan di Banjarmasin

Denny Susanto | Nusantara
 Profil dan Track Record Paslon Jadi Pertimbangan di Banjarmasin

MI/Denny Susanto
Ketua Umum Kerukunan Keluarga Bakumpai, Yuni Abdi Nur Sulaiman

 

BANTAHAN terhadap tudingan 74 persen warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan memilih karena faktor uang terus datang dari berbagai kalangan. Profil dan track record paslon menjadi pertimbangan utama pemilih di Banjarmasin. Hal ini dikemukakan, Elly Rahmah, Anggota Fraksi PAN DPRD Kota Banjarmasin yang mengatakan tak percaya dengan tudingan yang dilontarkan Denny Indrayana beberapa waktu lalu. "Saya meragukan data 74% warga Banjarmasin memilih karena duit yang ditudingkan Denny merupakan hasil survei SMRC," kata Elly.

Sebab kalangan menengah atas di Banjarmasin tidak memilih karena duit, tapi lebih memilih karena profil dan jejak rekam paslon. Sementara kalangan millenial lebih selektif lagi dalam memilih pemimpin dan tidak lagi terpengaruh duit. "Makanya saya sangat tidak setuju bila warga Banjarmasin disebut mata duitan," tegas Elly.

Yogi Adhiatma, Sekretaris Umum DPW PSI Kalsel, mengatakan PSI sepakat soal tidak diperbolehkannya politik uang, namun kasus data invalid 74% warga Banjarmasin ikut memilih karena uang adalah kecerobohan fatal bagi seorang politisi.

Pada bagian lain Yuni Abdi Nur Sulaiman, Ketua Umum Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB), mengaku sangat tersinggung dengan pernyataan Denny Indrayana bahwa 74 masyarakat Banjarmasin ikut pemilu atau pilkada karena uang. "Terus terang sebagai warga Banjarmasin kami sangat tersinggung dituding ikut memilih dalam pilkada karena uang.  Apalagi kami sebagai warga Bakumpai di Banjarmasin sangat erat rasa kebersamaan dan kekeluargaan. Kami tidak pernah mempermasalahkan uang," tegas Yuni.

baca juga:Pemungutan suara ulang

Khusus masyarakat di wilayah PSU, Haji Yuni bahkan mengajak seluruh masyarakat beramai-ramai datang ke TPS untuk ikut mencoblos demi membuktikan bahwa pernyataan Denny hanya fitnah. Juga membuktikan bahwa masyarakat Kalsel menjunjung tinggi proses demokrasi. "Mari kita buktikan bahwa tudingan itu hanya fitnah dengan datang beramai-ramai ke TPS. Kita tunjukkan masyarakat Banjarmasin dan Kalsel  tak mata duitan," ujarnya. (OL-3)

 

Baca Juga

Ist

Ganjar Ingatkan Bahaya Penularan Covid-19 kepada Masyarakat

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 20 Juni 2021, 13:29 WIB
Gubernur Ganjar Pranowo berpesan kepada seluruh elemen masyarakat untuk saling menjaga diri dengan menerapkan protokol kesehatan agar tak...
ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

Covid-19 Naik, Bima Arya Tindak Kafe dan Restoran Langgar Prokes

👤Dede Susianti 🕔Minggu 20 Juni 2021, 13:07 WIB
Wali Kota Bima Arya kembali menutup sejumlah kafe dan resto yang jumlah penumpangnya melebihi kapasitas dan jam operasi melebihi batas...
MI/Tosiani

Hampir 12 Ribu Guru di Temanggung Sudah Divaksin Covid-19

👤Tosiani 🕔Minggu 20 Juni 2021, 10:45 WIB
Jumlah itu telah mencapai lebih dari 80% target vaksinasi untuk kalangan pendidik sebagai persiapan rencana pembelajaran tatap...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Perlindungan Ganda terhadap Virus Korona dan Flu

DALAM perlombaan vaksin, perusahaan AS Novavax terlambat.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya