Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Badan Amil Zakat (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Selatan menargetkan pengumpulan zakat masyarakat pada Ramadan 1442 Hijriah tahun ini sebesar Rp13 miliar atau naik 40 persen dari tahun sebelumnya. Potensi zakat masyarakat Kalsel diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah. Demikian dikemukakan Ketua BAZNAS Kalsel, Irhamsyah Safari, Kamis (6/5). "Target pengumpulan zakat kita tahun ini Rp13 miliar atau meningkat hingga 40 persen," ujar Irhamsyah.
Dikatakan Irhami, di masa pandemi covid 19 seperti sekarang ini BAZNAS Kalsel berupaya melakukan inovasi agar masyarakat lebih mudah
berzakat. Mulai dari pembayaran zakat secara offline serta online dari banyak e-commerce dan aplikasi.
Potensi zakat masyarakat dan ASN di Kalsel sangat besar diperkirakan mencapai ratusan miliar. Sementara zakat yang dikumpulkan
lewat BAZNAS Kalsel kurang dari 10 persen. Selebihnya disalurkan melalui lembaga lain dan mayoritas langsung ke penerima zakat atau mustahiq.
"BAZNAS Kalsel siap menjemput zakat dimanapun demi maksimalnya pengumpulan zakat untuk meningkatkan kesejahteraan mustahiq," ujarnya.
baca juga: Baznas
Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA pada kegiatan launching Gerakan Cinta Zakat dan Keteladanan Pemimpin dalam Berzakat beberapa waktu
lalu mengatakan pengelolaan zakat secara profesional dan sesuai aturan Islam, adalah salah satu solusi mengentaskan kemiskinan.
Safrizal meminta agar ASN se Kalsel, TNI, Polri bisa berzakat melalui BAZNAS Kalsel. Termasuk para pengusaha yang berusaha di Kalsel agar berzakat melalui Baznas.
"Potensi zakat di Kalsel sangat besar. Masyarakat Kalsel bisa membantu pengumpulan zakat demi mengentaskan kemiskinan," tuturnya. (OL-3)
Kegiatan ini diikuti oleh 120 penerima manfaat dan turut dihadiri oleh Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja yang juga berprofesi sebagai dokter.
Presiden Prabowo Subianto apresiasi Baznas atas kontribusi besarnya dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mendistribusikan bantuan berupa tangan prostetik bagi penyandang disabilitas di wilayah Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Dengan manajemen yang lebih modern dan dukungan rantai pasokan Aksesmu, para pemilik warung kecil diharapkan dapat naik kelas dari mustahik menjadi muzaki.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bergerak cepat untuk menyalurkan bantuan beras zakat fitrah bagi warga terdampak banjir rob di pesisir Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Secara nasional, pengelolaan zakat sepanjang 2025 tercatat mampu mengentaskan 302.994 jiwa dari kemiskinan.
Indeks Zakat Nasional (IZN) 3.0 tahun 2023 bertujuan untuk mengukur kinerja pengelolaan zakat di suatu daerah agar semakin lebih baik, terukur, dan terarah.
Forum Matraman diinisiasi untuk membuka ruang diskusi antara BAZNAS dan para insan media tentang perzakatan nasional.
Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi penyaluran dana Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) kepada masyarakat melalui BAZNAS.
Tujuan dilaksanakanya kegiatan ini antara lain, untuk meningkatkan pengumpulan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) melalui strategi aplikasi treasury.
Program dakwah yang dijalankan selama satu bulan di mancanegara itu diharapkan mampu menyebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin.
KEMENTERIAN Agama (Kemenag) telah merilis sebanyak 108 Lembaga Pengelola Zakat (LPZ) yang tidak memiliki izin. Bagi lembaga yang belum memiliki izin, dilarang mengumpulkan zakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved