Kamis 06 Mei 2021, 06:41 WIB

Ratusan Kendaraan Diputarbalik Saat Masuk Tasikmalaya

Kristiadi | Nusantara
 Ratusan Kendaraan Diputarbalik Saat Masuk Tasikmalaya

MI/Kristiadi
Operassi penyekatan larangan mudik hari pertama, Kamis (6/5/20210, ratusan kendaraan diputarbalik saat memasuki Tasikmalaya, Jawa Barat

 

DALAM operasi penyekatan larangan mudik yang berlaku hari ini, Kamis (6/5) dini hari, Polres Tasikmalaya Kota memutar balik ratusan kendaraan yang melintas di jalur selatan Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Doni Hermawan mengatakan banyak mobil yang diputarbalik dari Bandung menuju ke arah Gentong. Kendaraan diputar balik karena tidak memiliki dokumen resmi dari asal mereka berangkat yakni Jakarta menuju Kota Tasikmalaya, Ciamis dan Pangandaran.

"Ratusan kendaraan pribadi dan sepeda motor yang diputar balikan pada pukul 02.40 WIB itu, karena mereka nekat mudik pada malam hari. Mereka tidak memenuhi ketentuan mulai dari surat bebas swab antigen dan dokumen pengantar lainnya dari Kelurahan, Desa, RT dan RW. Jadi mereka harus diputar balikan dengan diberikan tanda stiker merah," kata Kapolres Doni, Kamis (6/5).

Ia mengatakan, penyekatan di jalur Gentong ini sebagai titik pertama perbatasan Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Garut dilakukan oleh personel gabungan Polsek, Sabhara, Lalu Lintas dibantu TNI. Pos lainnya yang juga dijaga ketat berada di pos penyekatan perbatasan Kota dan Tasikmalaya tepatnya Indihiang, Batunungku, Mangkubumi-Indihiang (Mangin), Karangresik, terminal Awipari dan Urug Kawalu.

Dari hasil penyekatan, polisi menemukan tiga kendaraan berupa dua truk boks dan satu mobil L300 yang membawa ribuan botol miras untuk dikirim ke Kota Tasikmalaya dan Pangandaran.

baca juga: Larangan Mudik

"Dalam penyekatan di jalur Gentong, anggota menjaring tiga unit kendaraan yakni dua truk boks dan L300 telah membawa ribuan botol miras untuk dikirim ke wilayah Kota Tasikmalaya dan Pangandaran. Untuk kendaraan pertama nopol D 8654 EB membawa 3.240 botol tujuan Pasar Pancasila, L 300 nopol D 8701 ER membawa 720 botol berbagai jenis tujuan Pasar Pancasila dan truk boks satunya membawa 7.512 botol tujuan Kabupaten Pangandaran," ujarnya.

Ribuan miras itu akan didistribusikan ke pedagang dan dijual saat malam takbiran nanti. Tiga kendaraan tersebut kini ditahan dan pengemudinya berasal dari Bandung menjalani peemriksaan di Mako Polres Tasikmalaya Kota. Aparat kerap memergoki pengiriman miras ke Tasikmalaya pada malam hari. (OL-3)

 

 

 

 

Baca Juga

MI/SURYA SRIYANTI

Aparat Gandeng Pengelola Kuliner di Palangka Raya Lakukan Mitigasi Covid-19

👤Surya Sriyanti 🕔Rabu 23 Juni 2021, 13:15 WIB
Sejumlah kegiatan yang dilakukan  mulai dari sosialisasi hingga penegakkan protokol kesehatan (prokes) bersama Satgas...
dok.PT Timah tbk.

IUP Digarap Penambang Ilegal, PT.Timah Merugi Rp8 Miliar/bulan

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Rabu 23 Juni 2021, 12:35 WIB
PT. Timah Tbk mengaku, aktivitas penambangan ilegal wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) miliknya di Desa Air Inas Keposang Bangka...
MI/Ramdani

Akibat Pandemi, Pengusaha Travel di Temanggung Jual Aset

👤Tosiani 🕔Rabu 23 Juni 2021, 12:11 WIB
Abeng, salah seorang pengusaha travel, mengatakan terpaksa menjual lima unit kendaraan yang merupakan aset perusahaan. Hal itu ia lakukan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kereta Api Makassar-Parepare Membangun Ekonomi dan Peradaban

Belanda pernah membuat jalur kereta api Makassar-Takalar, namun sejak Jepang berkuasa jalur itu dibongkar. Dan baru era sekarang, Sulawesi Selatan kembali memiliki jalur  kereta api

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya