Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJAK pekan lalu penyekatan telah dilakukan jajaran Polres Cianjur, Jawabarat dibantu TNI dan elemen pemerintahan. Penyekatan difokuskan di titik-titik perbatasan dengan daerah lain.
"Kita akan perketat lagi. Kita akan perluas titik penyekatannya di ruas-ruas jalan kabupaten," kata Kapolres Cianjur, Ajun Komisaris Besar Muhammad Rifai, Rabu (5/5).
Terdapat 4 titik utama penyekatan selama diberlakukannya larangan mudik pada Idul Fitri 1442 Hijriyah terutama di ruas-ruas jalan kabupaten, provinsi, dan nasional. Ditambah dengan 8 titik imbangan di ruas-ruas jalur alternatif atau dikenal jalan tikus.
"Kami mengerahkan sebanyak 1.250 personel gabungan Polri, TNI, dan
pemerintah daerah pada pengamanan Ramadan dan Idulfitri. Sebagian di antara personel itu disebar di titik-titik penyekatan," tuturnya.
Gelombang pertama puncak arus mudik terjadi pada Sabtu (14/3) dan Minggu (15/3). Sedangkan gelombang kedua diperkirakan terjadi pada Rabu (18/3) dan Kamis (19/3).
Transfer dana THR dari pemerintah pusat sudah masuk ke rekening kas umum daerah (RKUD).
Satlantas Polres Cianjur petakan titik macet Mudik 2026 di Cipeuyeum, Ciranjang, hingga Puncak. Simak daftar jalur alternatif via Jonggol di sini.
Polres Cianjur mengerahkan berbagai kendaraan untuk memobilisasi personel selama operasi berlangsung.
Sensus Ekonomi ini merupakan instrumen data yang dilakukan rutin lima tahunan.
Pasalnya, UA nekat mengambil dua buah labu siam di lahan yang bukan miliknya karena terdesak kebutuhan untuk berbuka puasa.
KALANGAN aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Cianjur, Jawa Barat, dilarang menggunakan fasilitas kendaraan dinas untuk keperluan mudik pada Idulfitri 1443 Hijriyah.
Anggota Komisi VI DPR RI Rudi Hartono Bangun mengaku, saat ini harga Tanda Buah Segar (TBS) milik petani sawit sudah anjlok ke Rp1000 akibat kebijakan larangan ekspor.
Budi menginstruksikan jajarannya untuk berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan pengawasan terhadap operasi angkutan bus maupun travel gelap.
Meski pemerintah sudah mengizinkan diharapkan masyarakat tidak terlalu bereforia mengingat pandemi ini belum usai.
Untuk mengantisipasi terjadinya gelombang ketiga penyebaran covid-19.
"Kami minta masyarakat bersabar dan tidak mudik Iduladha tahun ini. Lindungi diri, keluarga dan orang di sekitar kita dari bahaya covid-19,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved