Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
NUSA Tenggara Timur (NTT) kehilangan 81.262 ton bahan pangan akibat badai seroja yang meluluhlantakan areal pertanian pada 4-5 April 2021. Kerusakan lahan pertanian terdiri dari tanaman padi seluas 23,2 hektare (ha), jagung 13,9 ha, kacang tanah 159,5 ha, kacang hijau 270 ha, kacang kedelai 250 ha, dan sayuran 932,15 ha.
Bendungan Kambaniru di Sumba Timur yang selama ini mengairi 1.440 hektare sawah juga mengalami kerusakan. Potensi kehilangan produksi padi akibat jebolnya bendungan tersebut mencapai 10.080 ton pagi.
Kabid Ketahanan Pangan dan Penyuluhan, Dinas Pertanian dan Perkebunan NTT Stefanus Lay mengatakan kawasan pertanian yang rusak tersebut milik 8.170 petani tersebar di puluhan kabupaten. Meskipun kehilangan pangan, Stefanus memastikan warga NTT tidak kekurangan pangan.
"Stok cadangan beras dalam jumlah yang sangat aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengantisipasi dampak seroja dan covid-19," katanya di Kupang, Selasa (27/4). Stok pangan saat ini yakni beras tercatat 1,158 juta ton, jagung 3.579 ton, kedelai 1.579 ton, bawang merah 10.893 ton, dan cabai 1.896 ton.
Namun, untuk mencegah krisis pangan, pemerintah daerah mulai melakukan sejumlah langkah strategis untuk pemulihan pertanian mulai dari perbaikan infrastruktur yang rusak di daerah irigasi, percepatan tanam, terutama untuk mengganti tanaman yang rusak, dan penanaman pisang sebanyak 100 ribu anakan di 10 kabupaten terdampak badai. "Kami mengerahkan brigade alsintan untuk percepatan panen, pengolahan tanah dan penanaman," jelasnya.
Dia menambahkan, saat ini pengolahan lahan sudah dimiulai di lokasi lumbung pangan di Sumba Tengah dan penanaman jagung di musim tanam asep (April-September) di 17 kabupaten. (OL-14)
Sekretaris BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman melakukan peninjauan ke wilayah terdampak banjir bandang di Kampung Landuh, Kabupaten Aceh Tamiang
Kendaraan roda dua dan roda empat terjebak kemacetan akibat banjir yang disebabkan meluapnya drainase di Jalan Brigjen M. Yoenoes, Kendari.
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
JUMLAH penumpang mudik Lebaran 2026 melalui Pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa hari terakhir terpantau padat namun tetap aman dan terkendali.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Baru sebulan dipakai, proyek jalan Inpres senilai Rp18,3 miliar di Nagekeo NTT rusak parah. Warga menduga pengerjaan asal jadi dan minta KPK turun tangan.
Balita di Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, Alami Stunting
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
BENTROK antarwarga akibat konflik lahan di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pecah pada Jumat (6/3). Kericuhan melibatkan warga empat desa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved