Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa yang melanda wilayah Nias pada Selasa (20/4) pagi dipicu sumber gempa di luar zona subduksi (outer rise) yang terabaikan. Namun, tidak kalah berbahaya dengan zona megathrust.
Dalam peta, episenter gempa barat daya Nias tampak berada di luar zona subduksi. Gempa dangkal ini terjadi karena dipicu deformasi atau patahan di zona sumber gempa di luar zona subduksi (outer rise zone), dengan mekanisme pergerakan sesar turun (normal fault).
Baca juga: Nias Barat Diguncang Gempa 6,4 SR
"Ini yang disebut sebagai zona gempa outer rise. Gaya tektonik yang bekerja di zona ini bukan kompresional, tapi gaya ektensional. Karena merupakan zona bending (regangan), bukan zona tertekan," ujar Kepala Bidang Mitigasi Gempa bumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangan resmi, Selasa (20/4).
Adapun outer rise merupakan zona gempa yang terabaikan, meski berbahaya dan dapat memicu terjadinya tsunami. Seperti, kasus Tsunami Selatan Jawa pada 1921 dan Tsunami Sumbawa yang destruktif pada 1977.
Baca juga: Ada Potensi Gempa Besar dari Sesar Lembang, Ini Pandangan Ahli
"Gempa pagi ini tempaknya tidak berdampak merusak, karena dampak gempa hanya mencapai skala intenitas III MMI di Nias. Beberapa daerah di Sumatra Utara bagian barat mencapai II MMI. Biasanya, keusakan terjadi jika dampak gempa mencapai VI MMI," imbuh Daryono.
Diketahui, Pulau Nias dan Sumatra Utara bagian barat digucang gempa sekitar pukul 06.58 WIB, Selasa (20/4), dengan kekuatan 6,1 SR. Episenter gempa terletak di laut pada jarak 140 km arah barat daya Nias, dengan kedalaman hiposenter 16 km.(OL-11)
Hasil analisis BMKG memperlihatkan kemunculan gelombang frekuensi rendah dan gelombang ekuatorial Rossby yang aktif di sekitar wilayah NTB
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
BMKG memprakirakan hujan masih akan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 10–12 Februari 2026, masyarakat diminta waspada hujan lebat
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Jakarta hari ini, 10 Februari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan lebat hingga sedang sejak pagi hari.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
BMKG) melalui akun Instagram, Senin (9/2), mengeluarkan peringatan wilayah Jabodetabek masih akan terus diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari
POLISI telah merespons kabar adanya dugaan penyiksaan terhadap seorang anak perempuan yang masih berusia 10 tahun di Kecamatan Lolowau, Kabupaten Nias Selatan, Sumatra Utara.
PT Taspen kembali berpartisipasi dalam Program Relawan Bakti BUMN untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.
Sektor wisata menjadi salah satu alasan disulkannya peluang Kepulauan Nias menjadi Provinsi baru.
Wacana pemekaran Provinsi Nias diyakini dongkrak sektor wisata
Selancar sangat berpotensi menghasilkan pemasukan ekonomi bagi daerah yang dikunjungi para peselancar.
Dijumpai beragam pengalaman yang haru sebagai perenungan, refleksi, penguatan iman, dan perjalanan spiritual.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved