Selasa 13 April 2021, 07:57 WIB

Ribuan KTP Pelanggar Prokes Menumpuk di Kejari Sidoarjo

Heri Susetyo | Nusantara
Ribuan KTP Pelanggar Prokes Menumpuk di Kejari Sidoarjo

MI/Heri Susetyo
Kajari Sidoarjo Arief Zahrulyani (kiri)

 

SEBANYAK 4.900 KTP warga yang terjaring razia protokol kesehatan (prokes) menumpuk di kantor Kejaksaan Negeri Sidoarjo karena tidak segera diambil pemiliknya. Selama pandemi covid-19, warga yang terjaring operasi prokes di wilayah Sidoarjo sebanyak 16 ribu orang. Para pelanggar prokes tersebut disita kartu identitas KTP-nya. Sebagian ada barang bukti SIM dan STNK karena saat dirazia tidak membawa KTP.

KTP dan barang bukti lain yang disita petugas bisa diambil pemiliknya lewat sidang tipiring dengan jadwal dan tempat yang sudah ditentukan. Namun ternyata tidak semua warga pelanggar prokes bersedia menghadiri sidang tersebut. Total masih ada 4.900 warga yang hingga saat ini membiarkan KTP dan sebagian ada SIM serta STNK yang masih ditahan di Kejaksaan Negeri Sidoarjo.

Saat sidang tipiring para pelanggar prokes dikenai membayar denda rata-rata Rp100 ribu. Namun apabila tidak menghadiri sidang, uang denda dinaikkan menjadi Rp150 ribu hingga Rp200 ribu.

baca juga: Polda Riau Usut Pidana Pencucian Uang PT Peputra Supra Jaya 

Kajari Sidoarjo Arief Zahrulyani mengatakan uang denda dari para pelanggar prokes baik warga maupun pemilik tempat usaha hingga saat ini mencapai Rp1,6 miliar. Uang denda tersebut sudah disetor ke kas daerah.

"Saat ini kami memikirkan solusinya agar kartu identitas tersebut bisa segera diambil warga pemiliknya," kata Arief di kantornya, Senin (12/4).. 

Salah satunya akan berkomunikasi dengan kepala desa yang sesuai alamat warga di kartu identitas. Jadi nantinya pihak perangkat desa yang akan memanggil warganya untuk mengambil KTP atau barang bukti lain yang disita. Sementara untuk tempat pengambilan akan dilakukan di mal pelayanan publik. (OL-3)

Baca Juga

dok.mi

Ada Aturan Baru Dalih Serapan APBD Taput 2021 Minimalis

👤Januari Hutabarat 🕔Kamis 06 Mei 2021, 22:55 WIB
PENYEBAB serapan APBD Taput pada 2021 karena adanya aturan baru yang belum dipahami di masing-masing instansi di...
MI/Ardi Teristi H

Pemudik yang Positif Harus Tanggung Biaya Pengobatan Sendiri

👤Ardi Teristi Hardi 🕔Kamis 06 Mei 2021, 22:40 WIB
Apabila pemudik yang tiba di Jogja dan terkonfirmasi positif covid-19 maka biaya pengobatan serta isolasi ditanggung...
Antara

Vaksinasi Covid di Kota Denpasar mulai Menyasar Seniman

👤Arnoldus Dhae 🕔Kamis 06 Mei 2021, 22:36 WIB
SENIMAN di Kota Denpasar, Bali yang akan berlaga di ajang Pesta Kesenian Bali XLIII Tahun 2021 mengikuti vaksinasi Covid-19 di Kantor Dinas...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Citarum Mulai Harum

  Sudah tiga tahun Sungai Citarum dikeroyok. Sampah mulai berkurang, air terlihat lebih bersih.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya