Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM mitigasi bencana yang dijalankan pemerintah Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menyelamatkan warganya dari maut. Beberapa hari sebelum Badai Seroja yang menerjang pada Minggu (4/5) hingga Senin (5/4), Camat Amarasi Barat, Chornelis Nenoharan sudah menyampaikan peringatan dini kepada kepala desa dan warga agar waspada.
"Saya lihat peringatan dari BMKG kemudian meneruskan kepada warga supaya siap mengungsi karena bakal terjadi bencana," kata Chornelis Nenoharan.
Kepada masyarakat, pemerintah setempat memang telah memberikan edukasi tentang mitigasi bencana. Misalnya, warga harus menyelamatkan diri ke lokasi yang aman jika terjadi retakan tanah, menjauhi sungai yang sedang banjir dan tidak berada di bawah pohon saat angin kencang.
Pelajaran dari mitigasi bencana itu yang akhirnya menyelamatkan 13 kepala keluarga di wilayah rukun tetangga (RT) 30 RW 14 Desa Tunbaun, Amarasi Barat dari bahaya longsor. Wilayah tersebut hanya berjarak 30 kilometer dari Kota Kupang
Penyelamatan terhadap 13 keluarga di RT tersebut berlangsung hanya beberapa jam sebelum wilayah tempat tinggal hilang tertimbun longsor. "Sebelum longsor, kami sudah berkumpul di satu rumah. Kemudian ada kabar retakan tanah sudah satu selebar sekitar 20 cm, ami langsung mengungsi," kata Anita Tameno, warga setempat.
Karena hari mulai gelap, Anita bersama keluarga dan warga lainnya membawa surat-surat rumah dan pakaian seadanya mengungsi ke gereja yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah mereka. "Kami bersyukur karena selamat," ujarnya.
Jelang pagi, Anita dan warga lainnya mendapati rumah mereka telah hilang tertimbun material longsor. Longsor yang terjadi juga menyebabkan jalan raya di tengah permukiman retak dan menyisakan lubang menganga, tiang listrik, dan tanaman pangan pun ikut roboh. (OL-15)
Sinergi seluruh stakeholder menjadi kunci utama dalam memastikan pengoperasian bandara internasional dapat berjalan optimal sejak hari pertama.
MENJELANG Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang mengungkapkan telah melakukan berbagai cara untuk meredam harga utamanya komoditas pangan.
HARI Studi dan HUT ke-50+1 Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) digelar di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (17/12).
Kelangkaan air di Kupang selama ini memaksa banyak keluarga harus menempuh jarak jauh, membeli air dengan harga tinggi, atau berhemat ekstrem dalam aktivitas sehari-hari.
Wakil Duta Besar Gita Kamath bertemu dengan Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena untuk membahas kerja sama Australia dengan NTT.
MBG melalui Sentra Pemberdayaan dan Pelayanan Gizi (SPPG) Kota Raja di Kuanino, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, terus berjalan dengan standar ketat.
Bibit Siklon Tropis 97S yang saat ini terpantau di wilayah utara Australia berpotensi menguat menjadi siklon tropis dalam beberapa hari ke depan.
BMKG sudah menyampaikan bahwa ada beberapa titik di Pulau Jawa yang dibayangi badai siklon yang mengakibatkan cuaca ekstrem.
BMKG El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diperkirakan berlangsung pada 6-13 Januari 2026.
Sistem siklon tersebut memicu terbentuknya daerah belokan angin, pertemuan massa udara, serta perlambatan kecepatan angin di wilayah NTT.
BMKG mencatat, pada 29 Desember 2025 dini hari, bibit siklon tropis 96S berkembang menjadi Siklon Tropis HAYLEY yang berada di Samudera Hindia.
Siklon tropis baru-baru ini adalah pengingat bahwa Indonesia perlu memastikan ketangguhan infrastruktur, tata ruang, dan protokol tanggap darurat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved