Sabtu 10 April 2021, 21:15 WIB

Pelaku Pembubaran Jaran Kepang di Medan Jadi Tersangka

Yoseph Pencawan | Nusantara
Pelaku Pembubaran Jaran Kepang di Medan Jadi Tersangka

ANTARA/Prasetia Fauzani.
Pertunjukan jaran kepang di Kota Kediri, Jawa Timur.

 

POLISI telah menetapkan satu dari enam anggota Forum Umat Islam sebagai tersangka pembubaran acara Langgem Budoyo di Jalan Merpati, Kelurahan Sei Sikambing B, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatra Utara.

Kabid Humas Polda Sumatra Utara Komisaris Besar Hadi Wahyudi mengungkapkan, Polrestabes Medan telah mengamankan enam anggota Forum Umat Islam (FUI), terduga pelaku pembubaran acara Langgem Budoyo.

"Satu dari enam terduga pelaku yang diamankan sudah dilakukan penahanan, berinisial S," ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (10/4).

Selain menjadi anggota FUI, yang bersangkutan juga menjabat sebagai kepala lingkungan di lokasi kejadian.

Dari penyelidikan polisi, tersangka S membubarkan acara kelompok Langgem Budoyo, berupa kuda lumping atau kuda kepang. Ia juga mengeluarkan perkataan yang dinilai tidak pantas. Perbuatan itu memicu keributan dan kemudian menjadi viral di media sosial.

Didukung Ditreskrimum Polda Sumut, Polrestabes Medan masih melakukan
penyidikan lebih lanjut mengenai motif keenam pelaku melakukan pembubaran tersebut.

Karena itu Hadi mengimbau warga, khususnya yang bermukim di daerah
itu, untuk tetap menahan diri dan saling menghormati. Warga diimbau untuk tidak mudah terprovokasi atas kasus ini dan memercayakan penanganannya ke pihak kepolisian. Dia memastikan pihaknya akan bekerja secara profesional.

Kasus ini terjadi pada Jumat (2/4). Saat itu, sekelompok anggota FUI melakukan pembubaran pertunjukan jaran kepang. Insiden ini berujung bentrok karena warga sekitar tidak menerima tindakan pembubaran tersebut.

Video kejadian muncul di media sosial dan menjadi viral. Dalam video tersebut salah satu anggota FUI meludahi seorang wanita yang kemudian menyulut bentrok fisik.

Terpisah, Ketua FUI Kota Medan Nursarianto mengatakan pembubaran tersebut bukan atas perintah organisasinya, melainkan inisiatif S selaku kepala lingkungan.

S yang juga Komandan FUI Medan tersebut saat itu sedang menuju rumah
diantar sejumlah anggotanya, pulang dari suatu acara. Saat melihat pertunjukan, S yang masih mengenakan seragam FUI spontan membubarkan pertunjukan Jaran Kepang tersebut. Alasannya karena tidak ada
izin dan melanggar protokol kesehatan covid-19 karena memicu kerumunan. (N-3)

Baca Juga

MI/ANDRI WIDIYANTO

BAZNAS Kalsel Targetkan Pengumpulan Zakat Rp13 Miliar

👤Denny Susanto 🕔Jumat 07 Mei 2021, 07:12 WIB
BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan menargetkan pengumpulan zakat masyarakat pada Ramadan 1442 Hijriah tahun ini sebesar Rp13 miliar atau...
Dok Kapak

Kasus Kriminalisasi Petani Sawit Dilaporkan ke Komnas HAM

👤Denny Susanto 🕔Jumat 07 Mei 2021, 06:58 WIB
Kasus pencaplokan lahan dan kriminalisasi terhadap ribuan petani sawit di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan yang melibatkan PT MSAM...
DOK MI

Kasus Aktif Covid-19 di Klaten Bertambah 61 Orang

👤Djoko Sardjono 🕔Jumat 07 Mei 2021, 06:52 WIB
Kasus aktif covid-19 di Klaten (Jateng) bertambah lagi 61 orang dan empat meninggal dunia, Kamis (6/5). Namun, kali ini terdapat 40...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kualitas Kompetisi Harus Ditingkatkan

Regulasi yang dibuat operator dan regulator harus bisa meningkatkan standar liga dan klub

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya