Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA terdampak banjir rob di Desa Samparong, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka yang mengungsi di dua sekolah mulai terserang diare. Penyebabnya para pengungsi memgonsumsi air yang mulai terasa asin.
"Saat ini seluruh warga tinggal di dua sekolah yang ada di Desa Samparong. Ada 1.195 warga yang diungsikan berasal dari tiga dusun yaitu Kajoangin, Sukun, dan Sambuta. Mereka yang ada di pengungsian diserang diare," kata tokoh pemuda Desa Semparong, Aklamin kepada mediaindonesia.com, Minggu (4/4).
Kepala Desa Samparong, Darman membenarkan bahwa ada sebagian pengungsi terkena diare dan sebagian lainnya mengalami gatal-gatal.
"Kondisi saat ini, sebagian warga diserang diare. Dan juga badan mereka gatal-gatal. Ditambah lagi ada yang mulai sakit di tempat pengungsian," kata Darman melalui pesan whatsapp, Senin (5/4).
Selain itu warga yang ada di pengungsian saat ini mulai mengonsumsi air asin.
"Sumur yang dipakai warga untuk konsumsi setiap hari sudah terasa asin sekali. Mau tidak mau, warga harus minum," beber Darman.
Hingga saay ini belum ada bantuan pemerintah baik makanan dan obat-obaran bagi warga di tempat pengungsian.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus saat dihubungi mengatakan pihak sudah mengirim tenaga kesehatan dari Puskesmas Teluk Maumere. Namun tim kesehatan ini belum bisa diberangkatkan karena terhadang gelombang laut tinggi.
"Tim kesehatan sudah siap dan membawa obat-obatan untuk membantu warga di pengungsian. Tapi saat ini tim kesehatan belum bisa berangkat karena cuaca buruk. Gelombang besar. Kita lagi tunggu ini. Kalau air laut sudah reda, tim kesehatan langsung berangkat," jelas Petrus.
Desa Samparong, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka berlokasi di Pulau Sukun. Untuk menuju lokasi harus menggunakan jalur laut dengan waktu perjalanan empat jam dari Maumere ke Pulau Sukun. (OL-3)
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Banjir di Kabupaten Karawang, Jawa Barat semakin parah dan meluas mengakibatkan ribuan rumah terus terandam banjir yang kerap terjadi tiap tahun
Berdasar catatan BPBD Pati, akibat banjir tersebut sebanyak 2.921 rumah warga terdampak dan 432 keluarga (1.060 jiwa) hingga saat ini masih mengungsi.
Langkah ini diambil menyusul meningkatnya ketinggian air akibat luapan Kali Ciliwung yang merendam pemukiman warga sejak Jumat (23/10 malam.
Namun di beberapa titik terparah di Pekalongan, genangan masih mencapai 80 hingga 100 sentimeter, terutama di kawasan Tirto dan sekitarnya.
Berdasarkan data BPBD, di Kabupaten Pekalongan jumlah pengungsi mencapai 1.411 orang dan di Kota Pekalongan meningkat dari sebelumnya 1.472 orang menjadi 2.400 orang.
BMKG memperingatkan gelombang tinggi hingga 2,5 meter disertai hujan badai dan angin kencang di perairan Jawa Tengah, Minggu (1/2).
BMKG: cuaca ekstrem berpotensi di 24 daerah di akhir pekan ini terutama di daerah Pantura dan Jawa Tengah bagian tengah.
BPBD DKI Jakarta juga meminta masyarakat untuk secara aktif memantau perkembangan informasi kondisi gelombang dan pasang air laut melalui laman resmi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD DKI Jakarta mengimbau warga yang tinggal di kawasan pesisir Pantai Utara Jakarta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob.
Selain akibat naiknya permukaan air laut, banjir rob di di wilayah tersebut juga terjadi akibat curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem.
Bahaya yang mengintai tidak hanya air laut, tapi juga dampak ikutan seperti angin puting beliung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved