Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK mendukung kampung tangguh serta pemulihan ekonomi masyarakat petani selama pandemi covid-19, sekaligus untuk mendukung program kerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dilakukan panen bersama bawang merah dan cabai merah. Panen ini dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tebingtinggi beserta unsur Forkopimda, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Provinsi Sumatra Utara bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Utara.
Selain itu juga dilakukan pemberian bantuan bibit dan pakan ikan. Bantuan diberikan kepada kelompok budidaya ikan kolam terpal. Juga dilakukan pemberian bantuan pupuk cair, pestisida, dan benih sayuran serta melaksanakan tanam bersama hortikultura di area kelompok tani.
Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia serta Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara yang telah memberikan bantuan. Sehingga kelompok tani di Kelurahan Mekar Sentosa, Tebingtinggi dapat melaksanakan kegiatan pertaniannya dengan lebih baik lagi.
Muhammad Dimiyathi mengatakan tantangan yang dihadapi dalam sektor pertanian di Kota Tebingtinggi saat ini adalah persoalan lahan yang menyusut. Sehingga dibutuhkan strategi yang tepat untuk mencapai target yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat atau provinsi.
"Lahan pertanian di Kota Tebingtinggi secara existing hari ke hari, tahun ke tahun mengalami penyusutan. Sementara sektor pertanian masih menjadi sektor andalan pemerintah. Oleh karena itu bagaimanapun strateginya, OPD Teknis dalam hal ini DKPP harus dapat lebih optimal. Bagaimana mencapai target-target yang telah ditetapkan pemerintah pusat ataupun provinsi," kata Dimiyathi di Kelurahan Mekar Sentosa, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi, Senin (29/3).
Menurutnya, pertanian merupakan salah satu sektor yang menjadi tumpuan dalam hal ketahanan pangan. Bagaimana memenuhi kebutuhan pangan, strategi yang diterapkan untuk mencapai ketahanan pangan merupakan hal utama yang harus diperhatikan.
"Ketahanan pangan adalah hal yang utama yang harus dipikirkan bagaimana memenuhi kebutuhan pangan, bagaimana mengembangkan ketahanan pangan sesuai dengan situasi dan kondisi di wilayah masing-masing." ujarnya.
Ia menjelaskan banyak kegiatan pertanian yang di telah ditumpangsarikan dengan program kegiatan lain. Sawah bukan hanya diperuntukkan sebagai sawah.
"Kabupaten Sergei sudah mencoba agribisnis-wisata, ada wisata di lahan pertaniannya. Walaupun kita masih sekecil ini, bisa tidak digabungkan sehingga masyarakat disini bukan hanya menunggu masa panen baru menyentuh atau ada dampak ekonominya, ada pendapatan tetapi ketika masa tanam, pemeliharaannya ini juga ekonominya bisa tumbuh. Tidak salah kita meniru yang lain yang sudah baik, yang sudah bagus. Silahkan ditiru, silahkan Pak Camat dan Pak Kadis DKPP mungkin bisa difasilitasi oleh Kabag Perkenomian untuk melakukan mbilah ATM (Amati-Tiru-Modifikasi) dari sana. Amati, tiru modifikasi sesuai dengan situasi dan kondisi kita," jelasnya.
Diharapkan dengan melakukan (inovasi) kombinasi pada sektor pertanian mampu mempercepat pemulihan ekonomi dan petumbuhan ekonomi dapat tercapai. Ekonomi yang baik akan berbanding lurus dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
"Kita harus punya inovasi-inovasi sehingga pemulihan ekonomi kita bisa lebih cepat lagi, kita tidak melulu terpaku pada satu kegiatan tetapi bagaimana kita bisa inovasi, kita bisa menggabungkan kegiatan-kegiatan lain semata-mata tujuannya untuk meningkatkan perekonomian kita," ujarnya.
Sementara perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Harry Baskoro menyampaikan pada 2020, kondisi ekonomi Indonesia terdampak signifikan oleh pandemi Covid-19 yang mengalami penurunan pertumbuhan dibanding tahun 2019. Tetapi untuk sektor pertanian lebih mampu bertahan.
"Secara tahunan, perekonomian Sumatera Utara mencatat penurunan pertumbuhan -1,07% yang dibanding dengan tahun 2019 sangat berbeda yang tumbuh sebesar 5,22%. Namun lapangan usaha (sektor) pertanian dapat tumbuh positif. Oleh sebab itu sektor pertanian perlu menjadi perhatian bersama untuk peningkatan Ekonomi Sumut ditengah kegiatan vasinasi yang masih berjalan," jelasnya.
Sedangkan Kasi Tanaman Obat dan Hortikultura Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumutera Utara Adri Nasution menyampaikan bahwa dinas TPH Sumut terus mengucurkan bantuan untuk Kota Tebingtinggi baik itu cabai merah, bawang merah, jagung, dan komoditas lainnya.
"Pada Tahun 2020 kemarin kita alokasikan bawang merah seluas 9 hektare di mana kita bagi dalam beberapa tahapan. Untuk cabai merah dialokasikan sekitar 5 hektare. Dengan adanya bantuan dari provinsi, marilah kita sama-sama tingkatkan produksi bawang merah serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kota Tebingtinggi," ajaknya. (AP/OL-10)
Petani memanen bawang merah saat panen raya akhir tahun di Gondang, Nganjuk, Jawa Timur.
Petani memeriksa instalasi lampu perangkap hama di Rejoso, Nganjuk, Jawa Timur.
Selain beras dan minyak, bawang merah juga masuk kategori tiga besar bahan pokok yang sering mengalami inflasi.
Bawang merah juga mengalami penurunan Rp3.833 dari Rp47.667 menjadi Rp43.834/kg. Sementara bawang putih turun Rp1.000 dari Rp34.317 menjadi Rp33.317/kg.
Dari pengamatan di lapangan, cabai hijau bahkan ada yang dijual Rp60.000 per kilogram. Harga cabai saat ini dinilai cukup mahal dan jauh di atas harga keekonomiannya
Harga bawang merah turun dari sebelumnya Rp56.667 per kilogram, turun sebesar Rp12.500 menjadi Rp44.167/kg.
Cabai tersebut akan dijual dengan harga Rp58 ribu per Kg -nya. Hal itu juga sebagai upaya dari pemerintah untuk membantu masyarakat ditengah naiknya harga cabai merah di pasaran.
Harga cabai merah di Sumatra Utara masih melambung tinggi meski Pemerintah Provinsi Sumtra Utara sudah mengintervensi pasar dengan mendatangkan 50 ton cabai dari Jawa.
HARGA cabai merah di kawasan Provinsi Aceh sejak sebulan terakhir terus meningkat.
Dari pengamatan di lapangan, cabai hijau bahkan ada yang dijual Rp60.000 per kilogram. Harga cabai saat ini dinilai cukup mahal dan jauh di atas harga keekonomiannya
Di momen peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, banyak anggota masyarakat yang juga menggelar hajatan pernikahan.
Sebaliknya, harga beras di beberapa pasar justru terkoreksi. Rata-rata harga beras turun Rp250 hingga Rp500 per kilogram dalam beberapa hari terakhir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved