Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBANGUNAN pariwisata terpadu Bakauheni Harbour City (BHC) harus berdampak positif bagi masyarakat Lampung. Pelaksanaan pembangunan harus mengoptimalkan peran masyarakat lokal, seperti penyerapan tenaga kerja, pengembangan UMKM, pangan, kuliner, dan sebagainya baik selama maupun setelah proyek itu rampung.
Hal itu bertujuan masyarakat Lampung tetap mendapatkan imbas positif dari keberadaan lokasi pariwisata tersebut. Untuk itu, semua pihak harus bersinergi mewujudkan percepatan pembangunan pariwisata terpadu Bakauheni Harbour City pada 2022.
“Dalam proses pembangunannya melibatkan masyarakat lokal atau memberdayakan penduduk sekitarnya. Jangan sampai masyarakat sekitar jadi penonton saja, tetapi ikut terlibat agar bisa hidup juga perekonomiannya. Kami juga sedang menyiapkan tenaga kerja lokal,” kata Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi di Mahan Agung, Rabu (17/3)
Pemerintah Pusat juga serius menggarap destinasi tersebut. Rencana pembangunan tahap pertama berjalan tahun ini, yaitu membangun Menara Siger sebagai kawasan budaya, Masjid Bakauheni, dan Theme Park oleh Jatim Park Group.
“Pembangunan secara bertahap untuk mendukung suksesi pariwisata di Lampung. Kami di Lampung menyiapkan infrastrukturnya,” ujarnya.
Pembangunan kawasan pariwisata tersebut untuk menangkap nilai dan manfaat (value capture) dari keterbukaan aksesibilitas dengan adanya Jalan Tol Trans-Sumatera, Dermaga Eksekutif Bakauheni, dan Bandara Radin Inten II sebagai bandara internasional.
Kemudian mengintegrasikan lahan milik Pemerintah Provinsi Lampung, ASDP, dan Hutama Karya seluas 251,05 hektare di wilayah Bakauheni (bagian dari Kawasan Strategis Pariwisata Nasional [KSPN] Krakatau dan sekitarnya).

Total Rp2,98 Triliun
Sementara itu, rencana pengajuan tahap awal estimasi pembiayaan dengan total Rp2,98 triliun. Adapun perincian anggaran tersebut ialah Rp2,45 triliun dari total APBD Kementerian PUPR, Rp86,6 miliar dari PT PLN, dan total konsorsium Rp440 miliar.
Gubernur mengatakan pembangunan perlu kerja sama aktif semua pihak yang terlibat. Apalagi di sekitar kawasan tersebut ada beberapa lahan milik masyarakat dan pengusaha Lampung.
“Untuk itu perlu integrasi dan komunikasi agar pengelolaannya bisa bersama-sama. Misalnya, ada pengusaha yang memiliki lahan di lokasi tersebut, bisa berkolaborasi membantu mengembangkan wilayahnya sebagai tempat wisata pendukung, seperti mendirikan hotel, taman, tempat bermain golf, dan sebagainya,” katanya. (D1)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Proses pergantian komisaris PT LEB telah dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yakni UU No 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
Kakao bukan sekadar tanaman perkebunan biasa, melainkan sebuah sistem pertanian terintegrasi.
Kecepatan angin di wilayah Lampung umumnya berkisar antara 18-55 kilometer per jam, terutama di wilayah pesisir dan perairan seperti perairan Barat Lampung
Kementrans merencanakan untuk membuat program hilirisasi melalui industri yang melibatkan masyarakat transmigrasi.
Melalui penghijauan ini, para pemangku kepentingan berharap fungsi ekologis kawasan dapat kembali kuat sekaligus memberikan edukasi konservasi kepada masyarakat.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved