Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBERLAKUAN pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro di Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berjalan cukup efektif. Semula ada tiga desa masuk zona kuning Covid, kini semua wilayah di sana berstatus zona hijau.
Camat Agrabinta, Rustandi, mengatakan semula terdapat tiga desa yang merupakan zona kuning lantaran terdapat warga yang terpapar covid-19. Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kecamatan Agrabinta bergerak cepat menangani pasien konfirmasi tersebut.
"Ketiga warga kami yang terkonfirmasi covid-19 itu bekerja di Jakarta. Baru diketahui positif setelah mereka pulang. Ketiganya masing-masing dari Desa Wanasari, Tanjungsari, dan Neglasari," kata Rustandi melalui telepon selulernya, Jumat (5/3).
Bentuk penanganan dilakukan dengan melakukan isolasi mandiri kepada tiga orang warga terkonfirmasi. Tim medis puskesmas setempat dibantu tim satgas merawat ketiganya sesuai standard prosedur.
"Selama 14 hari melakukan isolasi mandiri, ketiga warga kami ini akhirnya dinyatakan sembuh. Ini tak terlepas koordinasi dan kerja sama yang baik dan profesional di internal satgas kecamatan serta elemen terkait lain," ungkapnya.
Upaya lain memutus mata rantai penyebaran covid-19 di wilayahnya, kata Rustandi, dilakukan dengan menggencarkan operasi yustisi penegakkan Peraturan Bupati Nomor 6/2021. Subtansinya lebih kepada edukasi dan penindakan penerapan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan selama diberlakukannya PPKM skala mikro.
"Kami bersama unsur Forkopimcam turun langsung ke setiap desa memantau pelaksanaan operasi yustisi, penerapan PPKM skala mikro, monitoring ketersediaan tempat isolasi dan posko satgas, termasuk melakukan disinfeksi ke tempat-tempat keramaian," tuturnya.
Berbagai upaya dan langkah selama PPKM skala mikro berbuah hasil. Kecamatan Agrabinta berhasil menekan angka kasus aktif baru covid-19 yang dampaknya terhadap risiko penyebaran.
"Sekarang 11 desa di wilayah kami zona hijau. Tapi bukan berarti dengan zona hijau ini masyarakat abai terhadap protokol kesehata. Tetap harus selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan," jelasnya.
Saat ini pemerintah pun sedang menggencarkan vaksinasi. Di Kecamatan Agrabinta, pelaksanaannya dibagi menjadi dua tahap pada Rabu (3/3) dan Kamis (4/3).
"Kami juga mengajak semua masyarakat mau divaksin untuk melindungi diri sendiri, keluarga, dan orang lain. Dengan semakin banyak masyarakat yang divaksin, maka kekebalan komunitas akan semakin baik. Aktivitas dan berbagai sektor pun akan kembali berjalan normal. Kita jadikan Kecamatan Agrabinta yang sudah hijau ini semakin baik," pungkasnya. (OL-13)
Baca Juga: Kearifan Lokal Diperkuat Sebagai Sistem Peringatan Dini Bencana
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan potensi influenza A (H3N2) subclade K atau Super Flu menjadi pandemi tergantung dari 3 faktor.
Peneliti simulasi wabah H5N1 pada manusia. Hasilnya, hanya ada jendela waktu sangat sempit untuk mencegah pandemi sebelum penyebaran tak terkendali.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti mengatakan selama tidak ada deklarasi epidemi di daerah maka korban keracunan MBG akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Adanya hewan hidup dan hewan yang baru disembelih di area yang sama meningkatkan paparan cairan tubuh dan feses yang mengandung virus.
Ahli epidemiologi Michael Osterholm memperingatkan dunia agar bersiap menghadapi pandemi mematikan berikutnya.
Jokowi mengatakan sebuah kota harus diciptakan green (ramah lingkungan), smart dan friendly juga loveable
Meningkatnya minat masyarakat terhadap hunian alami dan sehat membuat Bogor jadi wilayah menarik untuk tempat tinggal utama.
Kunjungan ini dalam rangka meningkatkan pemahaman dan wawasan mengenai Program Pengelolaan Kampus Hijau dan Berkelanjutan.
KOTA Yogyakarta, masih kekurangan ruang terbuka hijau (RTH). Menurut ketentuan UU No: 26 tahun 2007 tentang penataan ruang, proporsi RTH pada wilayah kota paling sedikit 30 persen
SEPULUH kecamatan di Kota Semarang, Jawa Bengah berstatus zero covid-19. Sedangkan enam kecamatan lainnya masih terdapat kasus aktif Covid-19 dengan jumlah total 12 kasus.
Buku ini melibatkan sejumlah ilmuwan, ekonom, dan novelis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved