Jumat 05 Maret 2021, 17:55 WIB

Kini, Semua Desa di Kecamatan Agrabinta jadi Zona Hijau

Benny Bastiandy | Nusantara
Kini, Semua Desa di Kecamatan Agrabinta jadi Zona Hijau

dok.123rf
Ilustrasi

 

PEMBERLAKUAN pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro di Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berjalan cukup efektif. Semula ada tiga desa masuk zona kuning Covid, kini semua wilayah di sana berstatus zona hijau.

Camat Agrabinta, Rustandi, mengatakan semula terdapat tiga desa yang merupakan zona kuning lantaran terdapat warga yang terpapar covid-19. Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kecamatan Agrabinta bergerak cepat menangani pasien konfirmasi tersebut.

"Ketiga warga kami yang terkonfirmasi covid-19 itu bekerja di Jakarta. Baru diketahui positif setelah mereka pulang. Ketiganya masing-masing dari Desa Wanasari, Tanjungsari, dan Neglasari," kata Rustandi melalui telepon selulernya, Jumat (5/3).

Bentuk penanganan dilakukan dengan melakukan isolasi mandiri kepada tiga orang warga terkonfirmasi. Tim medis puskesmas setempat dibantu tim satgas merawat ketiganya sesuai standard prosedur.

"Selama 14 hari melakukan isolasi mandiri, ketiga warga kami ini akhirnya dinyatakan sembuh. Ini tak terlepas koordinasi dan kerja sama yang baik dan profesional di internal satgas kecamatan serta elemen terkait lain," ungkapnya.

Upaya lain memutus mata rantai penyebaran covid-19 di wilayahnya, kata Rustandi, dilakukan dengan menggencarkan operasi yustisi penegakkan Peraturan Bupati Nomor 6/2021. Subtansinya lebih kepada edukasi dan penindakan penerapan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan selama diberlakukannya PPKM skala mikro.

"Kami bersama unsur Forkopimcam turun langsung ke setiap desa memantau pelaksanaan operasi yustisi, penerapan PPKM skala mikro, monitoring ketersediaan tempat isolasi dan posko satgas, termasuk melakukan disinfeksi ke tempat-tempat keramaian," tuturnya.

Berbagai upaya dan langkah selama PPKM skala mikro berbuah hasil. Kecamatan Agrabinta berhasil menekan angka kasus aktif baru covid-19 yang dampaknya terhadap risiko penyebaran.

"Sekarang 11 desa di wilayah kami zona hijau. Tapi bukan berarti dengan zona hijau ini masyarakat abai terhadap protokol kesehata. Tetap harus selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan," jelasnya.

Saat ini pemerintah pun sedang menggencarkan vaksinasi. Di Kecamatan Agrabinta, pelaksanaannya dibagi menjadi dua tahap pada Rabu (3/3) dan Kamis (4/3).

"Kami juga mengajak semua masyarakat mau divaksin untuk melindungi diri sendiri, keluarga, dan orang lain. Dengan semakin banyak masyarakat yang divaksin, maka kekebalan komunitas akan semakin baik. Aktivitas dan berbagai sektor pun akan kembali berjalan normal. Kita jadikan Kecamatan Agrabinta yang sudah hijau ini semakin baik," pungkasnya. (OL-13)

Baca Juga: Kearifan Lokal Diperkuat Sebagai Sistem Peringatan Dini Bencana

 

Baca Juga

MI/Rendy Ferdiansyah

Penerimaan Pajak di Babel Turun 43 Persen

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Kamis 15 April 2021, 09:03 WIB
Pada triwulan 1 tahun 2021 pajak yang berhasil dikumpulkan KPP Pratama Pangkalpinang, Bangka dan Tanjung Pandan Belitung hanya Rp311,36...
MI/Djoko Sardjono

Kampung Ramadan di Klaten Ditiadakan

👤Djoko 🕔Kamis 15 April 2021, 08:54 WIB
Pemerintah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah melarang penyelenggaraan Kampung Ramadan 1442 H. Kebijakan ini diambil dalam upaya pengendalian...
ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

Kota Tasikmalaya Wacanakan Buka Sekolah Juli Mendatang

👤Kristiadi 🕔Kamis 15 April 2021, 08:34 WIB
Pemerintah Kota Tasikmalaya mewacanakan pembukaan sekolah tatap muka pada tahun ajaran baru, Juli...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tajamnya Lancang Kuning di Lapangan

 Polda Riau meluncurkan aplikasi Lancang Kuning untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. Berhasil di lapangan, dipuji banyak kalangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya