Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
SAMPAH masih menjadi persoalan pelik bagi sejumlah daerah. Untuk itu Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, Tawa Tengah, bersama pihak swasta resmi meluncurkan pembaruan tata kelola sampah dengan mendaur ulang sampah menjadi energi terbarukan, di Kelurahan Mintaragen Kecamatan Tegal Timur, Rabu (24/2/2021). Acara tersebut merupakan bagian dari memperingati Hari Sampah.
Volume sampah rumah tangga di Kota Tegal khususnya, dalam sehari mencapai 250 ton. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah jika tidak dikelola dengan baik.
Guna meminimalisir penumpukan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Pemkot Tegal bersinergi dengan PT. Trinseo Indonesia melakukan pembaharuan tata kelola sampah. Yakni dengan memanfaatkan sampah menjadi briket yang bisa menggantikan batu bara.
Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi, menyampaikan sampah sekarang harus bernilai ekonomi sehingga tidak hanya dibuang tapi dimanfaatkan dengan merubah sampah menjadi energi yang memiliki nilai ekonomi.
"Apalagi nilai kalori briket sampah hampir sama dengan briket batubara," ujar Jumadi.
Jumadi menuturkan pengolahan sampah sampah di pusat daur ulang sampah Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur tersebut menggunakan mesin predator. "Sampah yang diolah sampah plastik dan organik selain besi dan kaca," terang Jumadi.
Sementara Presiden Direktur (Presdir) PT. Trinseo Indonesia Hanggara Sukandar, menjelaskan pembaharuan tata kelola sampah merupakan salah satu solusi untuk meminimalisir volume sampah rumah tangga.
"Apalagi selama ini sampah hanya berakhir di tempat pembuangan akhir tanpa memiliki nilai ekonomi yang berdampak pada masyarakat sekitar," kata Hanggara.
Saat ini briket sampah rumah tangga yang dihasilkan di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur baru mencapai 2 ton sehari.
Padahal idealnya dibutuhkan empat pusat daur ulang sampah di Kota Tegal untuk mengelola 250 ton sampah rumah tangga. Pada pengiriman perdana briket sampah produsksi TPS Mintaragen dikirim ke sebuah perusahaan di Semarang. (OL-13)
sudah ada inovasi dalam mengatasi masalah sampah dalam skala rumah tangga hingga satu desa.
Menurutnya, saling bantu antara daerah ini perlu dilakukan guna memudahkan menyelesaikan sebuah permasalahan.
Siswa MAN Insan Cendekia (IC) Pekalongan meluncurkan program inovatif pengolahan sampah makanan bertajuk KomProMi (Komposting Projek Mizan).
KODAM IX/Udayana menggelar Karya Bakti Terpadu pembersihan sampah laut bertema Aksi Bersama TNI-Polri, Pemda, dan Masyarakat di Pantai Kedonganan dan Pantai Kuta.
GUBERNUR Bali Wayan Koster langsung merespons cepat arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan sampah di pantai Kuta, Bali.
Intervensi pada level rumah tangga bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk menekan beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Menurut data BPBD Kabupaten Tegal sebanyak 150 rumah rusak, sejumlah bangunan pondok pesantren, sekolah dan jalan rusak parah akibat bencana tanah bergerak.
Haul Sewindu almarhum Ki Enthus Susmono yang digelar di Desa Bengle, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Selasa (3/2/2026) malam.
Data Pemerintah Kabupaten Tegal menunjukkan timbulan sampah mencapai 670,38 ton per hari. Namun, sampah yang berhasil diolah baru sekitar 5,3 persen.
Gangguan perjalanan kereta api terjadi di wilayah Daop 4 Semarang akibat banjir yang merendam jalur rel antara Stasiun Sragi dan Stasiun Pekalongan, Jawa Tengah.
Dedy Yon meminta para pejabat yang memperoleh jabatan sesuai harapan agar menjadikan momen tersebut sebagai pembuktian kinerja.
Masjid Agung diharapkan terus menjadi mercusuar pengabdian melalui berbagai kegiatan sosial dan edukatif yang memberikan manfaat nyata bagi umat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved