Kamis 25 Februari 2021, 01:50 WIB

Pemprov Sumsel Klaim Angka Kesembuhan Covid-19 Meningkat

Dwi Apriani | Nusantara
Pemprov Sumsel Klaim Angka Kesembuhan Covid-19 Meningkat

dok.123rf
Ilustrasi

 

PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengklaim angka kesembuhan pasien Covid-19 di daerahnya semakin meningkat. Pada 24 Februari 2021 tercatat ada sebanyak 41 kasus sembuh bertambah. Sehingga jumlah keseluruhan untuk kasus sembuh di Sumsel mencapai 13.721 kasus.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi, Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Yusri mencatat sampai saat ini jumlah kasus sembuh di Sumsel mencapai 13.721 kasus. Artinya, jumlah kasus sembuh terus bertambah meski beriringan dengan penambahan kasus positif Covid-19.

"Ada penambahan 41 kasus sembuh saat ini. Angka kesembuhan ini juga sejajar dengan penambahan jumlah kasus positif Covid-19. Jumlah penambahannya selalu fluktuatif," ujar Yusri, Rabu (24/2).

Ia menerangkan untuk kasus positif Covid-19 di Sumsel saat ini bertambah 57 kasus, sehingga secara total jumlahnya mencapai 15.704 kasus. Sementara untuk kasus sembuh di Sumsel bertambah 2 orang sehingga totalnya mencapai 763 orang.

Bertambahnya jumah angka kesembuhan tentu terjadi karena masifnya upaya penanganan Covid-19 di Sumsel. Meskipun sebagian besar pasien melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

"Upaya tracing dan tracking juga terus kita lakukan. Masyarakat juga sudah sadar untuk melakukan pemeriksaan saat merasa tubuhnya tidak sehat. Sehingga penyebaran Covid-19 bisa diketahui sejak dini," jelas Yusri.

Terkait dengan zona penyebaran Covid-19 di Sumsel saat ini sudah nihil zona merah, hanya tersisa zona oranye dan zona kuning. Namun tidak ada juga zona hijau penyebaran Covid-19 di Sumsel.

Diketahui dari 17 kabupaten dan kota di Sumsel, zona kuning di Sumsel yakni di Banyuasin, OKU Timur, OKU Selatan dan Empat Lawang. Sementara itu, di Musi Banyuasin, Ogan Ilir, Palembang, PALI, Muratara, Pagaralam, Lahat, Lubuklinggau, OKI, OKU, Lahat, OKU, Musi Rawas, dan Muara Enim masuk dalam kategori zona oranye.

"Untuk zona ini pun bersifat fluktuatif, namun saat ini ada empat daerah di Sumsel yang masuk kategori zona kuning," ucapnya.

Untuk itu, Yusri tetap mengimbau agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dalam kesehariannya. Yakni melaksanakan kegiatan dengan menggunakan masker, rajin mencuci tangan, menghindari kerumunan, menjadi keramaian, meminimalisir mobilitas dan sebagainya.

"Ini upaya efektif untuk meminimalisir penambahan jumlah kasus Covid-19 di Sumsel. Protokol kesehatan harus tetap diupayakan dan dijaga ketat," pungkasnya. (OL-13)

Baca Juga: Ngaku Stafsus Menag Tipu 30 Ponpes di Tasikmalaya

 

Baca Juga

Ist

Kabupaten Paser, Kaltim Memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Surya

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 12 April 2021, 13:11 WIB
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, Kideco terus berupaya mendukung berbagai kebijakan pemerintah Indonesia yang berkaitan...
MI/Yose Hendra

Balimau di Masjid, Tradisi Silaturahim Ramadan di Agam

👤Yose Hendra 🕔Senin 12 April 2021, 11:52 WIB
Masyarakat Nagari Kampuang Pinang, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, gelar balimau dengan cara menjalin silaturahmi di masjid...
MI/Dok Humas Riau

Pariwisata Riau Kembali Bangkit

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Senin 12 April 2021, 11:38 WIB
Setelah terpuruk akibat covid-19, Pemprov Riau membangkitkan lagi sektor pariwisata  dengan meluncurkan Calendar of Event (CoE)...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Modal Bikin Bank Baru kian Besar

 Di ketentuan RPOJK Bank Umum, bagi perbankan yang baru mau berdiri, diwajibkan memenuhi modal inti Rp10 triliun, termasuk untuk pendirian bank digital.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya