Selasa 23 Februari 2021, 18:16 WIB

Ganjar Minta UMKM Dilibatkan Kelola Rest Area Jalan Tol di Jateng

Haryanto | Nusantara
Ganjar Minta UMKM Dilibatkan Kelola Rest Area Jalan Tol di Jateng

MI/Haryanto
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kiri)

 


GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta rest area di sejumlah tol di Jawa Tengah dikelola masyarakat. Dengan begitu, maka masyarakat dapat ikut merasakan manfaat dari pembangunan tersebut.

Hal itu disampaikan Ganjar kepada jajaran direksi PT Jasa Marga di kantornya, Selasa (23/2). Dalam kesempatan itu, jajaran direksi PT Jasa Marga melaporkan tentang progres pembangunan proyek jalan tol di Jawa Tengah, diantaranya pembangunan jalan tol Solo-Yogyakarta dan Bawen-Yogyakarta.

"Saya minta beberapa aspek diperhatikan terkait pembangunan jalan tol ini. Misalnya pemanfaatan rest area, kami minta agar Pemkab dan desa dilibatkan, kalau bisa mereka menjadi pemilik, bisa mengelola atau mungkin jadi investor," kata Ganjar.

Dengan begitu, maka masyarakat lanjut Ganjar bisa merasakan dampak dari pembangunan itu. Selain itu, program menjadikan rest area sebagai pusat penjualan UMKM juga bisa terwujud. "Kalau bisa rest area-rest area itu betul-betul dialokasikan untuk mereka tanpa membebani. Kalau dulu kan ada sewanya, dan sewanya mahal itu. Maka saya minta ke depan UMKM betul-betul disediakan ruang dan gratis," tegasnya.

Selain itu, Ganjar juga memberikan sejumlah masukan, diantaranya sosialisasi dan edukasi pembangunan tol pada masyarakat. Sejumlah permasalahan seperti pembebasan lahan yang kemungkinan muncul, harus diselesaikan dengan baik.

"Selain itu, persoalan sosial, akses jalan, akses saluran air dan sebagainya harus diperhatikan. Jangan sampai karena pembangunan tol, ada warga yang terasingkan dari komunitasnya dan itu sudah terjadi di Brebes dulu," tegasnya.

Ganjar juga mewanti-wanti kontraktor memperhatikan timbunan yang akan digunakan untuk pembangunan itu. Pasalnya, selama ini timbunan jalan tol justru menimbulkan masalah lingkungan. "Persoalan timbunan juga harus diperhatikan karena ini ada hubungannya dengan galian C. Jangan sampai lingkungan rusak, juga cara mengangkutnya yang sembarangan membuat jalan juga rusak. Saya minta ada koordinasi dengan tim kami agar dicarikan solusi terbaik," pungkasnya.

Direktur Pengembangan PT Jasa Marga, Arsal Ismail menegaskan siap menindaklanjuti permintaan Ganjar itu. Pihaknya akan berkoordinasi dengan pemda-pemda yang wilayahnya dilintasi jalan tol untuk pengelolaan rest area.

"Tentu kami akan tindaklanjuti, kami akan bekerjasama dengan Pemda-Pemda setempat. Kami akan kasih kesempatan untuk UMKM, karena sesuai aturan itu memang ada kesempatan 30 persen bagi pelaku UMKM. Nanti biar Pemda yang mengatur," katanya. (OL-15)

 

Baca Juga

MI/Palce Amalo

Covid-19Tinggi, Kota Kupang Izinkan Warga ke Restoran

👤Palce Amalo 🕔Selasa 02 Maret 2021, 14:54 WIB
Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore beralasan pelonggaran PPKM untuk meningkatkan aktivitas perekonomian sehingga dapat mendorong...
Medcom.id

Realisasi Vaksinasi Covid-19 Untuk Nakes Hanya Capai 80%

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Selasa 02 Maret 2021, 13:21 WIB
Juru bicara vaksinasi covid-19 Babel, Bangun Cahyo Utomo menyebutkan realisasi vaksinasi di Babel sulit mencapai angka 100 persen,...
ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah

Minuman, Makanan dan Tembakau Sumbang Inflasi di Yogyakarta

👤Ardi Teristi Hardi 🕔Selasa 02 Maret 2021, 13:12 WIB
Badan Pusat Statistik DIY mencatat Kota Yogyakarta pada Februari 2021 mengalami inflasi sebesar 0,14 persen. Inflasi tersebut...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya