Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA cabai rawit di pasar tradisional Kabupaten Gresik, Jawa Timur melambung harganya hingga mencapai Rp100 ribu per kilogram (kg) dalam sepekan terakhir.
Kenaikan harga cabai ini disebabkan karena banyaknya tanaman petani setempat yang gagal panen akibat cuaca buruk. Kondisi tersebut membuat konsumen resah.
"Ini sungguh meresahkan," kata Lailil, 34, pemilik warung makan di Kecamatan Dukun, Senin (22/2) siang.
Menurut dia, kenaikkan harga cabai rawit yang terjadi dalam sepekan terakhir ini mencapai 30 persen. Sebab, beberapa hari sebelumnya harga cabai rawit masih pada kisaran Rp70 ribu per kg. " Sekarang harganya mencapai Rp100 ribu per kg," terangnya.
Harga cabai saat ini, kata dia, lebih mahal dibanding saat menjelang Hari Raya tahun lalu.Dengan kenaikan tersebut membuat warga binggung. Sebab, tidak ada perayaan apapun tiba-tiba harga cabai melambubg tinggi.
Senada disampaikan Munjiah, pedagang sayur di Kecamatan Panceng. Menurut dia, kenaikkan harga cabai rawit yang mencapai Rp100 ribu per kg terjadi dalam seoekan terakhir. " Sebelumnya harga cabai kisaran Rp75 ribu-80 ribu/kg," jelasnya.
Ia mengakui, dengan mahalnya harga cabai yang naik hingga 100 persen tersebut membuat konsumen terpaksa mengurangi porsi belanja bumbu dapur, terutama cabai segar. Konsumen juga mengaku terkejut dengan lonjakan cabai yang sangat tinggi ini.
Ia menambahkan, harga cabai rawit dalam sepekan ini mengalami kenaikan hingga 30 persen, ini naiknya berlangsung setiap hari. "Rata-rata sehari naik antara Rp7 ribu -10 ribu per kg. Ini lebih tinggi dibanding pada Lebaran lalu," jelasnya.
Sebab, lanjut dia, pada Lebaran bulan lalu harga cabai mengalami kenaikan yang tidak seberapa. Yakni, hanya sampai pada kisaran hargga Rp65 ribu per kg. Dia juga menjelaskan, mahalnya harga cabai rawit itu dipicu akibat banyaknya tanaman petani yabg gagal panen akibat cuaca buruk.
Antara lain, karena serangan lalat buah dan tanaman mati akibat terendam banjir. "Rata- rata cabai yang dikirim kesini dari kawasan Lamongan. Infonya banyak yang mati cabainya," pungkasnya. (OL-13)
Kementan menyatakan terjaganya pasokan cabai berdampak pada harga cabai yang semakin terkendali.
MENJELANG perayaan Idul Fitri 1447 H, harga sejumlah bahan pokok naik di Pasar Gedhe Klaten.
DEWANÂ Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (DPP IKAPPI) memproyeksikan puncak kenaikan harga bahan pokok akan terjadi menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini.
Cabai rawit saat ini mencapai Rp100 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram, atau naik sekitar 25 persen.
Salah satu produk yang paling diminati adalah daging sapi yang dijual dengan harga Rp100 ribu per kg jauh lebih murah dibanding harga pasar.
Komoditas seperti bawang merah dan bawang putih tercatat naik di kisaran 5 hingga 10 persen, harga cabai merah dan cabai besar juga naik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved