Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGIRIMAN plywood sebanyak 5.732 meter kubik dari Pelabuhan Sibolga, Sumatra Utara, dengan tujuan Belgia menjadi kegiatan ekspor perdana yang dilakukan melalui pelabuhan tersebut, Sabtu (13/2).
General Manager Pelindo 1 Cabang Sibolga Muhammad Eriansyah mengungkapkan, telah dilakukan pelepasan ekspor perdana dari Pelabuhan Sibolga berupa 5.732 CBM (Cubic Meter) plywood milik PT MujurTimber dengan tujuan Antwerp, Belgia, dan Tilbury, Inggris.
"Pywood tersebut diekspor dengan menggunakan kapal MV Beautriumph yang berbendera Belanda dengan bobot 5.132 GT dan memiliki panjang 118,4 meter," terangnya seusai seremoni pelepasan, Sabtu (13/2).
Ekspor perdana plywood atau kayu lapis, bernilai sekitar Rp20 miliar ini merupakan pencapaian baru bagi Pelabuhan Sibolga karena menjadi momentum yang menandai kesiapan pelabuhan tersebut melaksanakan kegiatan bongkar muat berstandar internasional.
Dia berharap dukungan dari pemerintah daerah dan instansi terkait lain untuk selalu memacu dan merangsang para pengusaha lokal agar secara kontinyu melakukan ekspor komoditas dari wilayah barat Sumatera Utara itu.
Eriansyah mengaku, yakin dengan sinergi yang baik kedepannya Pelabuhan Sibolga akan mampu ikut meningkatkan ekonomi masyarakat, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan ekspor nonmigas.
"Hal ini juga secara langsung akan mendorong kinerja neraca perdagangan dan ekonomi nasional," imbuhnya.
Baca juga : Kisah dari Objek Wisata Taman Raja Batu saat Pandemi
Eriansyah menambahkan, dengan rampungnya pengembangan Pelabuhan Sibolga pada 2019, kinerja pelayanan kepelabuhanan terus menunjukkan peningkatan, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas.
Peningkatan trafik kunjungan kapal yang siginifikan pun terjadi di Pelabuhan Sibolga. Selama 2020 kunjungan kapal mencapai 850 call, atau naik 39% dibandingkan dengan 2019 yang hanya 611 call.
Sama halnya dengan trafik bongkar muat peti kemas yang juga meningkat signifikan, yaknj mencapai 38,4%. Atau menjadi 12,934 TEUs pada 2020 yang sebelumnya hanya sebanyak 9,345 TEUs pada 2019.
Pelabuhan Sibolga sendiri saat ini sudah memiliki dermaga multipurpose sepanjang 153 meter dengan panjang tambatan 296 meter sehingga dapat disandari empat kapal sekaligus.
Pelabuhan Sibolga juga dilengkapi lapangan penumpukan seluas 6.000 m² yang dapat menampung peti kemas hingga 18.000 box per tahun atau 20.000 TEUs per tahun.
Untuk menunjang kualitas dan kecepatan pelayanan bongkar muat, Pelabuhan Sibolga pun didukung dengan peralatan bongkar muat berupa 1 unit Fix Crane.
Pengembangan Pelabuhan Sibolga ini diharapkan dapat menjadi simpul bagi sentra produksi/industri dan hasil tambang, transportasi dan logistik di kawasan pantai Barat Sumatera Utara dan mampu menekan biaya logistik bagi para pengguna jasa. (OL-7)
Untuk mengantisipasi dampak lanjutan akibat cuaca ekstrem, pemprov sudah melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca pada 18-21 Februari di Bandara Silangit dan Bandara Kualanamu.
SUMATRA Utara disebut sebagai wilayah dengan penerapan sanksi hukum paling ekstrem bagi para pelaku kejahatan narkotika di Indonesia.
POLISI menggagalkan upaya pengiriman narkotika jenis sabu seberat delapan kilogram yang dikirim dari Sumatra Utara (Sumut) menggunakan bus angkutan umum dengan modus sebagai oleh-oleh.
BMKG beri peringatan dini potensi hujan lebat di Sumatra Utara pada Rabu (18/2). Cek wilayah terdampak mulai dari Medan hingga Simalungun di sini.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
MENTERI Perdagangan (Mendag) Budi Santoso akan memanggil sejumlah eksportir untuk membahas potensi gangguan pasokan akibat penutupan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai 22,16 miliar dolar AS atau tumbuh 3,39 persen dibandingkan Januari 2025
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Dukungan Kementerian Koperasi (Kemenkop) terhadap kemajuan Koperasi Produsen Upland Subang Farm tidak hanya sebatas kebijakan, tetapi juga pembiayaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved