Kamis 11 Februari 2021, 22:41 WIB

Jumlah Kasus Covid-19 Kerap Bertambah saat Libur Panjang

Antara | Nusantara
Jumlah Kasus Covid-19 Kerap Bertambah saat Libur Panjang

ANTARA/YULIUS SATRIA WIJAYA
Kendaraan mengantre dalam kemacetan di Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/12/2020).

 

EPIDEMIOLOG Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono mengajak masyarakat tidak bepergian saat libur tahun baru Imlek, akhir pekan ini untuk menahan laju pandemik covid-19.

"Jangan bepergian kalau tidak perlu. Merayakan Imlek dengan keluarga inti saja," kata Pandu Riono di Jakarta, Kamis (11/2).

Libur panjang, kata dia, selalu berujung pada kenaikan signifikan kasus positif covid-19. Sebab, saat libur panjang masyarakat banyak yang menghabiskan waktu di luar rumah.

Dua pekan setelah libur panjang pada Agustus 2020 kasus positif covid-19 di Jakarta melonjak 49%. Dari 7.960 menjadi 11.824 kasus aktif, angka kematian juga naik 17%.

Satgas Penanganan Covid-19 juga mencatat ada kenaikan kasus covid-19 usai libur panjang 28 Oktober-1 November 2020. Penambahan kasus harian saat itu sempat mencapai rekor, sebanyak 5.000 kasus. Saat itu, jumlah orang yang menjalani tes covid-19 juga sangat banyak, yakni 30 ribu orang per hari.

Baca juga: Warga Sumut Diimbau Tak Bepergian di Libur Panjang Imlek

Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo sepakat libur panjang membuat kasus positif covid-19 semakin banyak.

"Berdasarkan pengalaman dan evaluasi selama ini, libur panjang senantiasa menyumbang klaster paparan covid-19," ujar Rahmad.   

Sehingga, Rahmad menilai tepat pemerintah mengeluarkan aturan larangan bepergian bagi aparatur negara selama libur panjang ini. Pemerintah juga mengatur tata cara merayakan tahun baru Imlek agar tidak menimbulkan kerumunan.

Menurut Rahmad akan lebih baik kalau masyarakat meluangkan waktu berkumpul dengan keluarga masing-masing dan tidak melakukan aktivitas di luar rumah jika tidak penting. Dia mengatakan, pengendalian covid-19 harus dimulai dari disiplin diri dan keluarga masing-masing.

"Ingatlah dari catatan dan pengalaman liburan panjang senantiasa memberikan kontribusi peningkatan paparan covid-19. Mari kita selamatkan bersama dengan benar-benar tidak bepergian bila tidak perlu dan senantiasa menjaga kesehatan dengan protokol kesehatan di setiap kesempatan," tutur-nya. (R-3)

Baca Juga

MI/Djoko Sardjono

Ratusan Pasien Covid-19 Klaten Dievakuasi ke Asrama Haji Donohudan

👤Djoko Sardjono 🕔Senin 02 Agustus 2021, 08:02 WIB
Evakuasi warga berstatus orang tanpa gejala (OTG) atau bergejala ringan ke Asrama Haji Donohudan itu merupakan pelaksanaan manajemen...
MI/Gabriel Langga

Pandemi Buat Minat Kursus Menjahit Kalangan Muda di Sikka Meningkat

👤Gabriel Langga 🕔Senin 02 Agustus 2021, 07:28 WIB
"Sejak pandemi ini, banyak sekali yang datang mengikuti kursus menjahit di lembaga saya yang datang dari kalangan muda yang berasal...
ANTARA/Bayu Pratama S

Ratusan Hektare Hutan dan Lahan di Kalsel Terbakar

👤Denny Susanto 🕔Senin 02 Agustus 2021, 06:49 WIB
Dinas Kehutanan Kalsel mencatat luas areal yang terbakar sedikitnya 142,9 hektare dan 29 hektare di antaranya berada dalam kawasan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pembangunan Berkelanjutan demi Keselamatan Bersama

 Sektor keuangan memiliki peran besar dalam mengarahkan perubahan menuju penerapan green economy

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya