Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG tinggi menerjang pesisir pantai Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur beberapa hari terakhir, meninggalkan tumpukan sampah di bibir pantai.
Pantauan di lokasi wisata pantai Ketapang Satu, Kota Kupang, Minggu (31/1), sampah plastik bekas produk makanan dan minuman, serta potongan kayu berserakan di sepanjang pantai.
"Tumpukan sampah di sini sudah tiga hari, kemarin tidak sebanyak ini, hari ini tambah banyak," kata Eka, warga Kelurahan Fontein. Eka bersama dua saudaranya datang ke sana mengumpulkan kayu untuk bahan bakar di rumah.
Dia mengatakan sampah yang berserakan di pantai sebelumnya dibuang sembarang warga di permukiman, got dan jalan raya. Saat musim hujan, air membawa sampah ke laut. Sampah-sampah tersebut terbawa kembali arus gelombang laut dan menumpuk di pantai.
Kebiasaan buruk warga membuang sampah secara sembarangan di Kota Kupang berdampak terhadap genangan air di sejumlah titik. Sampah menyumbat got yang membuat air di got meluap ke jalan raya.
Baca juga : Perayaan Imlek di Temanggung Kemungkinan Ditiadakan
Tumpukan sampah di pantai juga terlihat di lokasi wisata Pantai Warna di Kelurahan Oesapa dan pantai di Kelurahan Namosain. Seperti di Ketapang Satu, sampah di dua lokasi itu memanjang sepanjang pantai.
Sementara itu, gelombang tinggi mengakibatkan seluruh armada pelayaran di NTT tidak beroperasi termasuk kapal nelayan di perkampungan nelayan Namosain, Oeba, Kelapa Lima hingga Oesapa.
Ratusan perahu nelayan yang biasanya berlabuh di pantai, telah dipindahkan ke perairan yang aman dari terjangan gelombang tinggi. Saat ini tinggi gelombang di perairan NTT berkisar antara 4-6 meter dan kecepatan angin mencapai 25 knot per jam. BMKG memperkirakan cuaca buruk di daerah itu masih berlangsung sampai beberapa hari ke depan. (OL-2)
BMKG Batam imbau masyarakat Kepri waspada gelombang tinggi 17 Februari 2026 saat Gerhana Matahari Cincin. Hujan ringan juga diprediksi terjadi.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan badai juga masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah pada Kamis (5/2) hingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
POTENSI cuaca ekstrem merata di 33 daerah di Jawa Tengah, Rabu (4/2). Gelombang tinggi hingga 2,5 meter dan air laut pasang (rob) masih berlangsung di perairan.
BMKG Tenau Kupang, Nusa Tengggara Timur (NTT) mengeluarkan peringatan potensi gelombang laut kategori sedang di sejumlah perairan daerah itu mulai 1-4 Februari 2026.
BMKG memperingatkan gelombang tinggi hingga 2,5 meter disertai hujan badai dan angin kencang di perairan Jawa Tengah, Minggu (1/2).
ORGANISASI Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali menggelar aksi bersih-bersih sampah di Pantai Mertasari, Minggu (15/2).
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol mendukung fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) soal haram membuang sampah ke sungai.
Persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana pembangunan PLTSa di Sunter, Rorotan, Bantargebang, dan Jakarta Barat.
Masaaki Okamoto menyebut pertumbuhan ekonomi, digitalisasi, serta urbanisasi yang pesat menjadi faktor utama meningkatnya produksi dan maraknya konsumsi plastik di dunia.
Salah satu lokasi tepat sasaran untuk kegiatan korve atau kerja bakti menjaga kebersihan lingkungan yang dipilih yakni ruang terbuka hijau di sekitar areal eks MTQ.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved