Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SATGAS Percepatan Penanganan covid-19 Provinsi Bangka Belitung (Babel) menyebutkan capaian vaksinasi bagi tenaga kesehatan (nakes) di Babel mencapai 41,45 persen atau sekitar 5.461 orang.
Juru bicara Satgas percepatan penangaan covid-19 Provinsi Bangka Belitung Andi Budi prayitno mengatakan, ada 12 ribu lebih nakes di Babel yang menjadi sasaran vaksin. "12 ribu lebih nakes ini tersebar di 4 kabupaten satu kota," kata Andi, Sabtu (30/1).
Ia menyebutkan 5.461 nakes yang sudah di vaksin tersebut tersebar di Pangkalpinang 1.774 orang, Bangka 2.085 orang, Belitung 761 orang, Bangka Selatan 403 orang. "Untuk Bangka Tengah dan Belitung belum dilaksanakan vaksin," ungkap dia.
Capain tertinggi vaksinasi nakes ada di Kota pangkalpinang 65,20 persen dari total sasaran 2.721 orang, kemudian Bangka 58,40 persen dari sasaran 3.570 orang, Belitung 49,45 persen sasaran 1.539 orang. dan Bangka Selatan 34,79 persen sasaran 1.259 orang.
Ia mengaku sejauh ini dari 5.461 nakes yang sudah di vaksin tidak ada keluhan berarti yang disampaikan para nakes. "Sampai sat ini, belum ada nakes yang sudah di vaksin mengeluh, semua berjalan lancar," terangnya. (OL-15)
Selain memutus akses jalan, kejadian ini juga menimbulkan korban. Dua pengendara sepeda motor yang sedang melintas saat jembatan roboh terjatuh dan mengalami luka.
Kapolda Babel Irjen Viktor T. Sihombing mengatakan patroli tersebut dilaksanakan oleh personel yang terlibat dalam Operasi Lilin Menumbing (OLM) 2025.
Kenaikan UMP 2026 sebesar 4,05 persen di Bangka Belitung dipandang sudah cukup baik untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja.
Kenaikan harga telur ayam berdampak pada penurunan daya beli masyarakat.
Sementara Kasat Intelkam Polres Bangka Iptu Djunaidi mengatakan, sejak di penerimaan P3K dibuka kamis lalu jumlah pemohon SKCK membludak.
Tercatat tahun 2024 ada sekitar 28.559 orang mengidap penyakit diabetes, sedangkan di tahun 2025 ini di perkirakan mencapai 30 ribu orang.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved