Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 2.320 tenaga kesehatan (Nakes) di tiga kabupaten/kota, yaitu Makassar, Gowa dan Maros telah divaksin covid-19, jenis sinovac. Dan selanjutkan, vaksin mulai didistribusikan ke 21 daerah lainnya di Sulawesi Selatan.
Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, M Ichsan Mustari mengatakan, tahap awal vaksin difokuskan ke tiga kabupaten/kota tersebut, lantaran ketiganya saling bertetangga dengan Makassar yang merupakan episentrum penularan covid-19.
"Persentase dari vaksinasi di tiga daerah itu, yakni 12,66 persen atau 4,09 persen untuk seluruh wilayah Sulsel," ungkap Ichsan, Jumat (29/1).
Hingga saat ini sebanyak 1.759 nakes yang sudah menerima vaksinl, terdiri dari 1.759 orang di Kota Makassar, 285 orang di Kabupaten Gowa dan 276 orang di Maros. Tapi masih ada juga tenaga kesehatan yang dalam observasi atau menunggu sebanyak 137 orang, sedangkan yang batal menerima vaksin yakni 344 orang.
"Tenaga kesehatan yang batal menerima vaksin tersebut diartikan tidak memenuhi salah satu syarat atau lebih dari 16 persyaratan vaksinasi," menurut Ichsan.
Baca juga : Masa Tanggap Darurat Bencana Kalsel Diperpanjang
Berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK 02.02/4/1/2021 tentang Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19, tidak semua orang dapat divaksin.
Terdapat 15 kondisi orang yang tidak bisa divaksin. Pada format skrining khusus untuk vaksin Sinovac, terdapat 16 pertanyaan yang mesti dijawab oleh calon penerima vaksin berdasarkan rekomendasi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) tersebut.
"Jika salah satu dari syarat itu tidak memenuhi, secara otomatis mereka tidak bisa divaksin," lanjut Ichsan.
Tapi pada status registrasi ulang vaksinasi Covid-19, data Dinkes Sulsel menunjukkan 18.027 orang telah menyatakan bersedia dari total 18.327 sasaran tenaga kesehatan di tiga daerah, yakni Makassar, Maros, dan Gowa.
Sejauh ini, sama sekali tidak ada tenaga kesehatan yang berhalangan melakukan vaksinasi setelah melalui hasil screening awal pada aplikasi. Sehingga total tenaga kesehatan yang telah melakukan registrasi ulang untuk vaksinasi Covid-19 mencapai 18.027.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sulsel, Nurul AR menambahkan, secara keseluruhan, Pemprov Sulsel menargetkan total sasaran tenaga kesehatan yang harus disuntik vaksin covid-19 sebanyak 57.848 orang. Pelaksanaan vaksinasi ini ditargetkan selesai akhir Maret 2021.
Dinkes Sulsel sendiri, mulai mendistribusikan vaksin Sinovac Covid-19 ke 21 kabupaten/kota. Vaksin sebanyak 81.960 dikirim secara bertahap. (OL-2)
Kapal yang memuat logistik kebutuhan pokok tersebut mengalami ledakan hebat yang diikuti kebakaran, menyebabkan dua awak kapal meninggal dunia.
BALAI Gakkum Kehutanan melaksanakan operasi penindakan perambahan atau illegal logging di kawasan hutan produksi di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Hujan deras menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Kota Makassar. BPBD mengevakuasi warga dan mengaktifkan sistem peringatan dini untuk mencegah dampak lebih luas.
UNTUK mempermudah akses masyarakat, Bank Indonesia Sulawesi Selatan (BI Sulsel) menyediakan 120 titik layanan penukaran uang Lebaran 2026 di 24 kabupaten/kota.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menggunakan jet pribadi milik Oesman Sapta Odang ke Takalar, Sulawesi Selatan. KPK berharap klarifikasi sukarela untuk memastikan tidak ada unsur gratifikasi.
BMKG Palembang peringatkan potensi gelombang tinggi hingga 2,5 meter di perairan Sumsel & Banyuasin pada 18-21 Februari 2026. Simak risiko pelayarannya.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved