Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MASA tanggap darurat penanganan bencana banjir dan longsor di Provinsi Kalimantan Selatan diperpanjang. Hal ini menyusul masih terjadinya banjir di beberapa daerah dan upaya penanganan pascabencana yang memerlukan waktu. Kerusakan infrastruktur akibat bencana banjir dan longsor di Kalsel juga terus bertambah.
''Sejak kemarin masa tanggap darurat bencana di Kalsel diperpanjang satu minggu ke depan, karena beberapa wilayah masih dilanda banjir dan penanganan di lapangan masih memerlukan waktu akibat kerusakan yang parah," ujar Sahrudin, Kepala Bidang Pengendalian dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Jumat (29/1).
Kabupaten Hulu Sungai Tengah menjadi daerah terparah mengalami kerusakan akibat banjir bandang dan longsor. Sebanyak 76 desa di 10 kecamatan di wilayah kaki Pegunungan Meratus tersapu banjir. Sebagian besar korban bencana adalah masyarakat adat suku dayak yang bermukim di sepanjang kaki Pegunungan Meratus.
Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah, Berry Nahdian Furqan mengatakan saat ini sebagian warga korban bencana terutama yang bermukim di wilayah daerah aliran sungai di Kecamatan Hantakan masih trauma dengan peristiwa banjir bandang dan menghendaki direlokasi. "Upaya penanganan pasca banjir terus dilakukan, namun warga masih menghadapi masalah kesulitan air bersih, putusnya jaringan listrik dan gangguan kesehatan. Bahkan hujan yang masih turun di wilayah hulu membuat warga khawatir ancaman banjir dan longsor susulan," ujarnya.
Sebelumnya longsor susulan terjadi di Kecamatan Batu Benawa yang menyebabkan tiga rumah warga rusak. Sungai-sungai juga sempat meluap di daerah dataran rendah karena hujan masih turun meski dengan intensitas rendah.
Sementara BPBD Kalsel mencatat jumlah kerusakan akibat bencana banjir dan longsor yang melanda 11 kabupaten/kota di Kalsel terus bertambah. Tercatat kerusakan infrastruktur jalan berstatus jalan nasional hingga jalan kabupaten mencapai 1.693 kilometer dan 128 buah jembatan.
Sebanyak 838 buah tempat ibadah, 1.419 bangunan sekolah dan 91 buah sarana kesehatan rumah sakit, pustu dan puskesmas juga mengalami kerusakan berat dan ringan. Hingga kini masih ada 57.185 warga yang mengungsi karena banjir masih merendami wilayah hilir DAS Barito seperti Kabupaten Banjar, Barito Kuala dan sebagian Kota Banjarmasin. (DY/OL-10)
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyatakan bahwa paparan dan usulan yang disampaikan oleh Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah menjadi catatan dan atensi bagi kementerian.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
BPBD terus menggenjot langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mitigasi bencana.
Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat sejumlah wilayah Kalsel saat ini mengalami banjir meliputi Kabupaten Banjar, Balangan dan Hulu Sungai Utara.
(KPK) membeberkan modus dugaan pemerasan terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan tiga orang jaksa di Kalsel. KPK telah menetapkan tiga tersangka
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved