Rabu 27 Januari 2021, 16:30 WIB

Cuaca Buruk Pelayaran Ditutup Nelayan Tak Melaut

John Lewar | Nusantara
Cuaca Buruk Pelayaran Ditutup Nelayan Tak Melaut

Antara
Seorang nelayan menambal pukatnya di sela-sela tidak melaut akibat cuaca buruk di Desa Tompe, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

 

CUACA buruk yang melanda di laut perairan Nusa Tenggara Timur maupun Nusa Tenggara Barat, membuat PT ASDP kembali menutup sejumlah aktivitas armada jasa angkutan yang beroperasi di wilayahnya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Gwofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini adanya cuaca buruk di laut perairan baik hujan, gelombang tinggi dan angin kencang.

Atas dasar peringatan itu, pihak PT. ASDP Labuanbajo NTT - Sape NTB menutup akses pelayaran, demi keselamatan pelayaran hingga menunggu cuaca membaik.

Akibatnya, ratusan kendaraan exspedisi pengangkut komoditas antar pulau lintas Flores Sumbawa Lombok Bali dan Jawa tertahan. Mereka menunda keberangkatan menunggu pelayaran dibuka kembali.

Saverius Jalea sopir Exspedisi Trans Jawa Rabu (27/1) menuturkan, dirinya bersama puluhan rekan kondektur lainnya terpaksa menunda keberangkatan akibat cuaca buruk gelombang tinggi dan angin kencang.

"Baru hari ini kami berada di sini, karena himbauan keselamatan pelayaran semua diurungkan menunggu cuaca membaik," ujar Saverius.

Sementara itu, kondisi ini juga membuat ratusan nelayan di kawasan perairan komodo Labuanbajo juga tidak melaut. Mereka kawatir atas keselamatan jika nekat melaut sehingga memilih mengindari ancaman musibah gelombang laut.

Nelayan perairan komodo Ramli Isahka, mengaku hampir sepekan ini terjadi hujan angin kencang disertai gelombang tinggi. Situasi ini tidak memungkinkan nelayan melaut.

"Sudah tak bisa mencari ikan. Musim seperti ini arus laut kencang diikuti gelombang tinggi. Hindari musibah akibat cuaca buruk hampir semua tak melaut," ujar Ramli.

Kepala otoritas Syahbandar Labuanbajo Simon Baon mengaku pelayaran di wilayah perairan ini ditutup berdasarkan surat himbauan BMKG. Melihat kondisi alam cuaca perairan di daerah ini tidak bersahabat lebih baik menutup sementara.

"Memang surat himbauan BMKG menyatakan cuaca buruk penutupan pelayaran terhadap tinggi gelombang dan angin kencang. Ini demi keselamatan pelayaran," ucap Simon. (OL-13)

Baca Juga: Lusa, Kota Cirebon Laksanakan Imunisasi Covid-19

 

Baca Juga

MI/Kristiadi

Polres Tasikmalaya Kota Sita 200 Motor Dipakai Balapan Liar

👤Kristiadi 🕔Sabtu 17 April 2021, 09:41 WIB
 Polres Tasikmalaya Kota menyita 200 sepeda motor yang digunakan remaja ngabuburit dengan balapan liar. Para pelaku balapan liar akan...
 ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Bobobox Siapkan Akomodasi Bagi Wisatawan di Borobudur Highland

👤Agus Utantoro 🕔Sabtu 17 April 2021, 08:24 WIB
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi wisatawan, Badan Otorita  Borobudur (BOB) menggandeng Bobobox mengembangkan akomodasi di...
MI/Djoko Sardjono

Kasus Aktif Covid-19 di Klaten Kembali Bertambah

👤Djoko Sardjono 🕔Sabtu 17 April 2021, 08:04 WIB
Kasus aktif covid-19 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, bertambah 84 orang, Jumat (16/4). Di sisi lain terdapat 47 pasien sembuh dan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Maksimalkan Target di Ajang Pramusim

EMPAT tim semifinalis Piala Menpora, yakni PSS Sleman, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSM Makassar, akan memaksimalkan turnamen pramusim sebelum berlanjut ke Liga 1

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya