Selasa 26 Januari 2021, 19:17 WIB

Tahap Pertama Tuban Terima 2.680 Dosis Vaksin Covid

M Yakub | Nusantara
Tahap Pertama Tuban Terima 2.680 Dosis Vaksin Covid

MI/Heri Susetyo
Vaksin Covid produk Sinovac didistribusikan ke sejumlah daerah di Indonesia.

 

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Tuban, Jatim, mendapatkan 2.680 paket vaksin dari 3.360 paket yang diajukan. Vaksin covid produk Sinovac itu sampai di Tuban pada Selasa (26/1) dinihari. Rencananya, besok (Rabu, 27/1/2021) vaksin itu bakal disuntikan pada warga penerima.

Vaksin tahap pertama Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) produk dari Sinovac dengan pengawalan ketat dari kepolisian telah diterima Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Selasa (26/01) pukul 02.00 WIB.

Juru bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban, Endah Nurul Komariyati mengatakan, vaksin berangkat dari Surabaya Senin malam menggunakan satu mobil box. Sesampainya di Tuban langsung dipindahkan ke Instalasi Farmasi Kesehatan untuk menjaga suhu.

"Mulai dari produsen, sejak Vaksin dihasilkan sampai disuntikan harus dijaga suhu dua hingga delapan derajat, jadi pengirimannya pun harus rantai dingin sampai akhirnya disuntikan," terangnya.

Menurut dia, vaksin untuk Tuban dalam tahap pertama pengiriman sebanyak 2.680 paket dari  3.360 paket yang diajukan. Selanjutnya obat untuk mempertebal kekebalan tubuh tersebut akan segera disalurkan secara bertahap. "Sesuai arahan Bapak Menteri setelah vaksin diterima H+1 sudah langsung jalan untuk disalurkan," tambahnya.

Rencananya pada Rabu (27/1) pukul 10.00 Wib, lanjut dia, vaksinasi diawali di Pendapa Krido Manunggal Tuban, untuk tokoh masyarakat dan pejabat publik.  "Setelah itu baru serentak dilaksanakan di fasilitas kesehatan (Faskes) masing-masing," ungkapnya.

Dia menjelaskan, penerima vaksinasi yang semula diusulkan oleh Dinas Kesehatan Tuban sebanyak 3.765 penerima. Setelah divalidasi yang memenuhi syarat sebanyak 3.360 penerima.  "Mereka yang telah validasi menerima SMS dari aplikasi Peduli Lindungi yang berisi link untuk form melakukan daftar ulang. Mereka yang sudah daftar ulang bisa divaksin," tuturnya.

Penerima prioritas pertama vaksin Covid-19 di Tuban adalah tenaga kesehatan,  dan non tenaga kesehatan yang berkerja di Faskes yang pertama kontak langsung dengan pasien.

"Mulai dari petugas pendaftaran kemudian petugas parkir, mereka yang pertama kali menerima tamu di fasilitas kesehatan dan merakalah yang beresiko paling tinggi maka menerima pertama kali supaya ada ketahanan lebih di tubuhnya," jelasnya.

Endah Nurul menambahkan, vaksin Covid-19 jenis Sinovac aman dipakai karena sudah ada surat ijin dari Balai Pengawasai Obat dan Makanan (BPOM). Vaksin ini sudah dinyatakan aman dan halal, sehingga layak pakai.

Secara teknis setelah seseorang selesai divaksin tidak langsung diperbolehkan pergi, tetapi menunggu dulu 30 menit untuk melihat reaksinya. Pertimbangannya  setiap orang mempunyai reaksi yang berbeda terhadap vaksin tersebut. Apabila ada efek sekecil mungkin sudah disiapkan antisipasinya. (OL-13)

Baca Juga: BMKG Ingatkan Rob Ancam Surabaya hingga 30 Januari

Baca Juga

Antara

Siasati Kekeringan, Petani Diminta Lakukan Sistem Culik

👤Nurul Hidayah 🕔Jumat 05 Maret 2021, 14:30 WIB
PETANI di Kabupaten Cirebon diminta lakukan sistem culik untuk menghindari kekeringan. Sehingga tanaman padi akan selamat saat musim...
Antara

Cuaca Buruk Potensi Hadirkan Bencana di Padang

👤Yose Hendra 🕔Jumat 05 Maret 2021, 14:27 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya bencana...
Ist

Dukung Cegah Covid-19, BPBD Jatim Dapat Sumbangan 50 Ribu Masker

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 05 Maret 2021, 13:59 WIB
Bertepatan dengan satu tahun Covid-19 di Indonesia, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jawa Timur mendapat sumbangan 50...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya