Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat, mencatat seratusan kepala keluarga di Desa Gelarwangi, Kecamatan Cidaun, masih bertahan di pengungsian karena curah hujan masih tinggi dengan intensitas lama, sehingga rentan menyebabkan longsor susulan yang terjadi satu hari sebelumnya.
Sekretaris BPBD Cianjur, Irfan Sopyan saat dihubungi Sabtu, mengatakan hanya kaum laki-laki yang diizinkan untuk pulang ke rumah guna memastikan kondisi rumahnya masing-masing, namun menjelang malam mereka diminta kembali ke pengungsian guna menghindari hal yang tidak diinginkan, terutama ketika hujan kembali turun.
"Tidak hanya longsor, sejumlah rumah tercatat rusak akibat pergerakan tanah yang melanda Desa Gelarwangi. Longsor menyebabkan jalan utama desa tertutup dan sejumlah ruang kelas SMP Gelarpawitan ambruk, sehingga upaya evakuasi untuk membuka jalan masih dilakukan," katanya.
Ia menjelaskan, seratusan kepala keluarga diungsikan ke tempat yang dinilai aman dari ancaman longsor dan pergerakan tanah seperti masjid, madrasah dan balai desa. Bahkan pihaknya telah mendirikan posko di lokasi pengungsian untuk memudahkan warga mendapatkan logistik dan keperluan lainnya termasuk kesehatan.
Hingga Sabtu (23/1) sore, petugas gabungan bersama warga masih berupaya membuka kembali akses jalan yang tertutup longsor dengan menggunakan alat manual karena alat berat sulit menembus lokasi. Pihaknya memperkirakan proses evakuasi akan tuntas esok hari dengan bantuan dari relawan di sejumlah kecamatan terdekat.
"Kita harapkan jalan utama penghubung antar desa dapat dilalui normal esok hari, untuk sore ini sepeda motor sudah dapat melintas, namun pengendara diimbau ekstra waspada karena landasan jalan masih tertutup lumpur bercampur air," katanya.
Sebelumnya BPBD Cianjur, mencatat dua desa di Kecamatan Cidaun, dilanda bencana alam longsor dan angin kencang, sehingga menyebabkan bangunan SMP ambruk dan jembatan gantung putus serta seratusan kepala keluarga diungsikan karena rumah mereka terancam.
"Jembatan putus terjadi di Desa Cibuluh Kecamatan Cidaun, jembatan penghubung dua desa, Cibuluh dan Puncakbaru, putus setelah pondasinya ambruk terbawa longsor. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun akses warga menjadi terhambat," kata Irfan Sopyan.(Ant/OL-09)
Longsor dipicu oleh meningkatnya curah hujan yang terjadi sejak pagi hingga sore hari pada Senin (22/1) sekitar pukul 16.30 WITA, yang menyebabkan dua orang warga tertimbun.
Camat Lamba Leda, Vitalis Edmundus Lana, mengatakan bencana longsor terjadi pada Kamis (22/1) sekitar pukul 15.00 Wita dan menimpa rumah warga.
Sementara itu, dampak cuaca ekstrem juga dirasakan di Kabupaten Manggarai Barat. Banjir dilaporkan merendam sekitar 10 hektare sawah.
Jarak struktur bangunan yang tidak terlalu menempel pada lereng menjadi faktor kunci minimnya dampak fatal.
Pemerintah Kota Depok turut mengeluarkan peringatan dini bagi warga, terutama bagi mereka yang bermukim di daerah dengan topografi perbukitan atau dekat aliran sungai.
Tanah longsor menghantam area perkemahan di Gunung Maunganui, Selandia Baru. Sejumlah orang hilang, tim SAR berjuang di tengah cuaca ekstrem.
SEPANJANG tahun 2025, Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi provinsi tertinggi di Indonesia pada angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) membantah tidak memiliki dana untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu pada Januari 2026.
BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas sedang- sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada periode 23 - 29 Januari 2026 di Jawa Barat.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat membatasi spesifikasi kendaraan AMDK yang melintas dengan lebar maksimal 2.100 mm, JBB maksimal 8 ton, dan MST 8 ton.
Di Kabupaten Karawang dampak banjir cukup luas, yakni melanda 12 kecamatan dan 23 desa, dengan total 3.932 kepala keluarga terdampak.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved