Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan pada 2021 pihaknya akan memaksimalkan penanganan Covid-19 melalui puskesmas. Hal tersebut dilakukan agar meringankan beban rumah sakit yang selama ini menjadi satu-satunya tumpuan dalam penanganan pasien Covid-19.
"Karena itu, kami tahun ini akan memulai perlawanan covid-19 melalui puskesmas dengan merekrut relawan khsusus. Sudah ada 3 ribu yang daftar. Kita melihat ini dari Thailand karena mereka berhasil melawan covid-19 dengan menghidupkan layanan di puskesmas," kata Ridwan Kamil dalam acara webinar, Jumat (22/1).
"Saat ini kan RS yang menangani semua pasien mulai dari gejala ringan hingga berat. Nantinya perawatan pasien covid-19 gejala ringan dirawat di puskesmas sehingga tidak membebani RS. Sedang dan berat di RS, ringan puskesmas termasuk urusan manajemen pendataan dan vaksinasi," tambah pria yang akrab disapa Kang Emil ini.
Selain penanganan pasien Covid-19, Kang Emil menyebut pihaknya juga akan mengaktifkan puskesmas melakukan penyuntikan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat. Ia memperkirakan, dengan keterlbatan puskesmas dan RS dalam penyuntikan vaksinasi, dalam satu hari sebanyak 14 ribu masyarakat Jawa Barat dapat dilayani.
"Tapi kalau begitu saja mungkin terlalu lama untuk mencakup semua warga Jawa Barat. Kita lagi cari cara antara jamnya dinaikkan atau penyutikan ditambah. Tapi solusinya adalah menambah tempat penyuntukan dan vaksinator di luar puskesmas. Itu dengan syarat kalau vaksinnya tersedia dengan jumlah yang kita butuhkan," tandasnya.
Pada kesempatan yang sama, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan, pihaknya akan memastikan program vaksinasi nasional dapat diakses seluruh masyarakat tanpa beban apapun.
Persiapan yang telah dilakukan oleh pemerintah antara lain dengan menyiapkan timeline vaksinasi nasional yang akan dilaksanakan hingga 2022 mendatang, hingga persiapan fasilitas pelayanan kesehatan yang mampu memberikan pelayanan vaksinasi Covid-19.
"Kami memastikan akses vaksinasi terbuka luas. Tmpat pelayana vaksinasi bisa melibatkan fasilitas pemerintah maupun swasta. Untuk ssaat ini akan dilakukan di spuskemas dan beberapa RS, tapi ini tidak mencukupi sampai kita mencapai target. Dibutuhkan fasilitas kesehatan lainnya dan saat ini masih dipertimbangkan penyediaan rantai dinginnya," beber Nadia.
Selain itu, pihaknya juga akan terus memantau kemungkinan terjadinya kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI). Dalam hal ini, Kemenkes bekerjasama dengan komite pengawas KIPI dan Satgas Covid-19 baik di pusat maupun daerah. Masyarakat juga bisa melakukan pengaduan terkait program vaksinasi nasional dengan menghubungi 119.
"Ini kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan untuk memastikan vaksin bisa diakses dan diberikan kepada masyarakat tanpa ada keterkaitan dengan BPJS atau lainnyA. Ini yang bisa kita berikan kepada masyarakat tanpa dirasakan ada beban-beban tertentu," pungkas Nadia. (Ata/OL-09)
Zakat fitrah adalah kewajiban bagi setiap jiwa Muslim yang mampu sebagai pembersih diri dari sisa-sisa kekhilafan selama berpuasa dan sebagai bentuk kepedulian sosial.
Kanada ingin terlebih dulu bertemu dengan pebisnis lokal untuk menjajaki peluang investasi.
Daftar titik macet arus mudik Lebaran 2026 di Jawa Barat. Cek jadwal one way Tol Cipali, titik pasar tumpah Pantura, dan rawan longsor di jalur Selatan Jabar.
Polda Jabar siagakan 26.692 personel gabungan untuk Operasi Ketupat Lodaya 2026. Simak rincian pengamanan arus mudik dan balik Lebaran di Jawa Barat di sini.
Bank Mandiri Jawa Barat menyiapkan uang tunai sebesar Rp4,58 triliun untuk pengisian ATM/CRM pada periode 24 Februari hingga 25 Maret 2026.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas korporasi di bulan suci Ramadan, melainkan wujud nyata kehadiran Pegadaian di tengah masyarakat.
Puskesmas tidak lagi hanya melayani pemeriksaan ringan, tetapi telah bertransformasi menjadi pusat layanan rawat inap yang siap melayani warga 24 jam penuh.
Pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di provinsi kepulauan
KEMENTERIAN Kesehatan memasuki tahap lanjutan penanganan bencana Aceh Sumatra dengan fokus pada pemulihan layanan kesehatan primer melalui puskesmas di wilayah terdampak.
"Puskesmas itu berada di 18 dari 23 kabupaten/kota yang terdampak bencana. Sudah bisa melayani kesehatan masyarakat,"
Pembangunan dan pengoperasian puskesmas ini merupakan perwujudan kehadiran pemerintah dalam menjamin layanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah diakses warga.
BAYANGKAN di suatu pagi di sebuah puskesmas, antrean sudah mengular sejak matahari belum tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved