Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Fery Cabang Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menutup sementara pelayaran menyusul cuaca buruk di perairan. Tinggi gelombang di perairan NTT berkisar antara 2,5-3 meter dan kecepatan angin mencapai 46 kilometer per jam.
"Semua kapal off dari kemarin," kata Manager Operasional PT ASDP Indonesia Fery Cabang Kupang, Hermin Welkis kepada Media Indonesia, Jumat (22/1).
Armada pelayaran yang tidak berlayar, sandar di Pelabuhan Penyeberangan Bolok, Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Tidak ada penumpukan di pelabuhan karena penumpang kembali ke rumah masing-masing setelah diinformasikan kapal tidak beroperasi. ASDP akan kembali mengoperasikan kapal setelah cuaca di perairan kembali normal.
Sesuai laporan BMKG, tinggi gelombang tiga meter terjadi di Samudera Hindia selatan Pulau Sumba dan Sabu, sedangkan tinggi gelombang 1,25-2,5 meter melanda Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, perairan Kupang hingga Rote dan Samudera Hindia selatan Kupang hingga Rote.
baca juga: Bangkai Paus Bryde Membusuk Terdampar di Bali
BMKG melaporkan terdapat sirkulasi siklonik di Laut Cina Selatan, Samudera Hindia barat daya Banten dan Samudera Hindia selatan NTT yang memengaruhi pola angin di bagian utara dan selatan Indonesia yang mengakibatkan peningakatan tinggi gelombang di perairan. Gelombang tinggi berisiko terhadap keselamatan pelayaran kapal nelayan, tongkang, dan ferry. (OL-3)
Cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Selain melakukan pengawasan, petugas kepolisian juga aktif memberikan edukasi keselamatan kepada calon penumpang sebelum naik kapal.
Peran pemerintah dalam menjamin aspek keselamatan yaitu dengan adanya regulasi bidang keselamatan pelayaran yang telah diadopsi dari peraturan yang dikeluarkan oleh IMO.
Moda angkutan penyeberangan melayani masyarakat dalam bentuk kapasitas super massal dan standar keamanan yang tinggi.
Kegiatan Kampanye Keselamatan Pelayaran menjadi momentum penting untuk mengapresiasi peran dan kontribusi para pelaut dalam perekonomian nasional dan internasional.
BMKG meminta masyarakat untuk mewaspadai gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di Perairan Wakatobi, Menui Kendari, Baubau dan Laut Banda Timur, Sulawesi Tenggara.
BMKG Wilayah III Denpasar mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi di sejumlah jalur penyeberangan di Bali yang mencapai 2,5 meter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved