Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Fery Cabang Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menutup sementara pelayaran menyusul cuaca buruk di perairan. Tinggi gelombang di perairan NTT berkisar antara 2,5-3 meter dan kecepatan angin mencapai 46 kilometer per jam.
"Semua kapal off dari kemarin," kata Manager Operasional PT ASDP Indonesia Fery Cabang Kupang, Hermin Welkis kepada Media Indonesia, Jumat (22/1).
Armada pelayaran yang tidak berlayar, sandar di Pelabuhan Penyeberangan Bolok, Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Tidak ada penumpukan di pelabuhan karena penumpang kembali ke rumah masing-masing setelah diinformasikan kapal tidak beroperasi. ASDP akan kembali mengoperasikan kapal setelah cuaca di perairan kembali normal.
Sesuai laporan BMKG, tinggi gelombang tiga meter terjadi di Samudera Hindia selatan Pulau Sumba dan Sabu, sedangkan tinggi gelombang 1,25-2,5 meter melanda Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, perairan Kupang hingga Rote dan Samudera Hindia selatan Kupang hingga Rote.
baca juga: Bangkai Paus Bryde Membusuk Terdampar di Bali
BMKG melaporkan terdapat sirkulasi siklonik di Laut Cina Selatan, Samudera Hindia barat daya Banten dan Samudera Hindia selatan NTT yang memengaruhi pola angin di bagian utara dan selatan Indonesia yang mengakibatkan peningakatan tinggi gelombang di perairan. Gelombang tinggi berisiko terhadap keselamatan pelayaran kapal nelayan, tongkang, dan ferry. (OL-3)
BMKG Balikpapan merilis peringatan dini cuaca ekstrem di Kaltim. Potensi hujan lebat, banjir, dan longsor mengintai Balikpapan hingga Berau pada 9-11 Maret 2026.
BMKG Stasiun Maritim Tenau Kupang memprakirakan tinggi gelombang di sejumlah perairan di NTT dapat mencapai hingga 2,9 meter pada periode 8-14 Maret 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
Foto udara sejumlah truk terjebak macet saat hendak menuju Pelabuhan Merak di Gerbang Tol Merak.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi kemunculan tiga bibit siklon tropis yang berada di sekitar wilayah Indonesia.
BMKG mengingatkan nelayan agar selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca terbaru sebelum melaut dan tidak memaksakan aktivitas apabila kondisi dinilai berisiko.
Selain melakukan pengawasan, petugas kepolisian juga aktif memberikan edukasi keselamatan kepada calon penumpang sebelum naik kapal.
Peran pemerintah dalam menjamin aspek keselamatan yaitu dengan adanya regulasi bidang keselamatan pelayaran yang telah diadopsi dari peraturan yang dikeluarkan oleh IMO.
Moda angkutan penyeberangan melayani masyarakat dalam bentuk kapasitas super massal dan standar keamanan yang tinggi.
Kegiatan Kampanye Keselamatan Pelayaran menjadi momentum penting untuk mengapresiasi peran dan kontribusi para pelaut dalam perekonomian nasional dan internasional.
BMKG meminta masyarakat untuk mewaspadai gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di Perairan Wakatobi, Menui Kendari, Baubau dan Laut Banda Timur, Sulawesi Tenggara.
BMKG Wilayah III Denpasar mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi di sejumlah jalur penyeberangan di Bali yang mencapai 2,5 meter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved