Jumat 22 Januari 2021, 11:09 WIB

Bangkai Paus Bryde Membusuk Terdampar di Bali

Arnoldus Dhae | Nusantara
Bangkai Paus Bryde Membusuk Terdampar di Bali

MI/Arnoldus Dhae
Penguburan paus bryde/ paus edeni di perairan Pantai Batu Belig, Kabupaten Badung, Bali.

 

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar Ditjen Pengelolaan Ruang Laut  menguburkan mamalia laut yang terdampar di perairan Pantai Batu Belig, Kabupaten Badung, Bali.

Penguburan mamalia laut yang diketahui berjenis paus bryde/paus edeni tersebut dilakukan Kamis (21/1) bersama tim gabungan yang terdiri dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Badung, Balai Konservasi Sumber Daya Alam Bali, Yayasan Bali Bersih, Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PHDI) Bali, Flying Vet, Kelurahan Kerobokan Kelod dan masyarakat sekitar. Bangkai paus yang sudah masuk dalam kategori kode 4 atau telah membusuk.

"Harus segera dikuburkan agar tidak mencemari lingkungan dan tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu dengan memanfaatkan bagian tubuhnya," ujar Kepala BPSPL Denpasar, Permana Yudiarso di Denpasar, Jumat (22/1).

Yudi menambahkan, sebelum dilakukan penguburan, terlebih dahulu telah dilakukan pengukuran dan pengambilan sample paus untuk dilakukan uji DNA.

"Dari hasil pengukuran diperoleh Paus Bryde /Paus Edeni (Balaenoptera brydei) memiliki panjang 13,8 meter dengan berat kisaran 5-10 ton telah dikuburkan di Pantai Batu Belig Badung dengan menggunakan alat berat dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Badung," jelasnya.

Sebelumnya, BPSPL Denpasar menerima laporan mengenai adanya temuan mamalia laut terdampar yang berada di Perairan Pantai Batu Belig, Kabupaten Badung, Bali. Dari hasil identifikasi secara visual, diketahui mamalia laut terdampar tersebut berjenis Paus Bryde/Paus Edeni.

Menurut informasi dari masyarakat setempat, pada Kamis (21/1) sekitar pukul 07.00 WITA bangkai paus ditemukan di depan Restaurant Cafe Del Mar Bali dengan posisi masih berada di laut. Tidak lama  kemudian, pada pukul 10.00 WITA bangkai paus hanyut terbawa arus hingga terdampar di Pantai Batu Belig.

baca juga: Kerugian Banjir Kalsel Mencapai Rp1,127 Triliun

Berdasarkan hasil koordinasi di lapangan, tim respons cepat BPSPL Denpasar memutuskan untuk melakukan penguburan bangkai paus yang telah memasuki kode 4 (telah membusuk).

Sementara itu, Dirjen PRL, TB Haeru Rahayu saat dihubungi menyampaikan apresiasinya atas langkah cepat yang dilakukan oleh BPSPL Denpasar bersama pihak terkait dalam menangani mamalia laut yang terdampar di Bali.

"Semua jenis paus termasuk dalam biota laut yang dilindungi secara penuh. Seluruh bagian tubuh dan derivatnya, baik berupa daging, tulang, dan gigi tidak boleh dimanfaatkan dan diperdagangkan. Untuk itu, saya mengapresiasi kerja cepat tim di lapangan," imbuh Tebe. (OL-3)

Baca Juga

Mediaindonesia.com

Polres Klaten Tangkap Pelaku Penculikan Anak

👤Djoko Sardjono 🕔Sabtu 27 Februari 2021, 10:00 WIB
Pelaku berhasil ditangkap di rumah kontrakannya, Rabu (24/2) malam. Korban pun dapat...
ANTARA

Sejumlah Pejabat Pemprov Kaget Dengar Gubernur Sulsel Kena OTT KPK

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 27 Februari 2021, 09:15 WIB
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel Andi Darmawan Bintang menyampaikan hal yang sama bahwa dirinya sangat kaget dan tidak...
Dok MI

PUPR Rampungkan 45,47 KM Jalan di DSP Manado - Bitung Likupang

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 27 Februari 2021, 08:25 WIB
Jalan Girian (Bitung) - Likupang terdiri dari preservasi jalan sepanjang 43,67 km dan jembatan 152,2...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya