Jumat 22 Januari 2021, 07:19 WIB

1385 Sekolah di Kalsel Rusak Akibat Banjir

Denny Susanto | Nusantara
1385 Sekolah di Kalsel Rusak Akibat Banjir

ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
Warga melintas di dekat puing-puing rumah akibat banjir bandang di Desa Waki, Kecamatan Batu Benawa,Kabupaten Hulu Sungai Tengah

 

LEMBAGA Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Selatan mencatat banjir besar yang melanda 11 kabupaten/kota di Kalsel telah mengakibatkan 1.385 sekolah mengalami kerusakan.

"Bencana banjir menimbulkan kerusakan tidak hanya rumah penduduk tetapi juga sarana pendidikan maupun sarana prasarana lainnya. Kemarin Kemendikbud melalui Menteri PMK telah menyalurkan bantuan berupa paket School Kit hingga tenda belajar kerjasama UNICEF," tutur Kepala Dinas Pendidikan Kalsel, Yusuf Effendi, Jumat (22/1).

Berdasarkan data LPMP Kalsel sekolah yang paling banyak mengalami kerusakan terdapat di Kabupaten Banjar yakni 300 TK/PAUD, 300 SD, 55 SMP, dan 4 SMA dan 1 SLB. Selanjutnya, di Kota Banjarmasin yakni 119 TK/PAUD, 146 SD, 24 SMP, 1 SMK, dan 2 SLB, serta Kabupaten Balangan yakni 20 TK/PAUD, 52 SD, dan 1 SMP.

Di Kabupaten Hulu Sungai Tengah terdapat 62 bangunan sekolah yang mengalami kerusakan yaitu 55 SD, 6 SMP, dan 1 SLB. Di Kabupaten Barito Kuala terdapat 29 TK/PAUD, 23 SD, 7 SMP, dan 1 SMA sedangkan di Kabupaten Tanah Laut, TK/PAUD sebanyak 39, SD sebanyak 22 sekolah, 1 SMP dan 3 SMA, di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, TK/PAUD sebanyak 33, 19 SD, dan 1 SLB.

baca juga: Transportasi Trans Kalimantan Belum Pulih  

Sisanya sekolah yang mengalami kerusakan terdapat di Kota Banjarbaru sebanyak 8 sekolah, di Kabupaten Hulu Sungai Utara sebanyak 15 sekolah dan di Kabupaten Tapin sebanyak 25 sekolah. Total sekolah yang mengalami kerusakan akibat banjir Kalsel yakni TK/PAUD sebanyak 606 sekolah, SD sebanyak 661, SMP sebanyak 112, SMA sebanyak 25, SLB sebanyak 7 sekolah dan SMK sebanyak 1 sekolah.

"Hingga kini masih banyak sekolah yang terendam banjir, rusak serta tertimbun longsor. Berkas sekolah, barang elektronik, komputer dan sebagainya mengalami kerusakan," tambah Yusuf. 

Data LPMP Kalsel ini jauh lebih besar dari data yang dirilis BPBD Kalsel, banjir dilaporkan merusak 75 buah bangunan sekolah. Terkait kerusakan akibat banjir ini Kemendikbud telah memberikan
bantuan termasuk mendirikan posko darurat (emergency) di sembilan kabupaten dan kota yakni di Kabupaten Tapin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Banjar, Kabupaten Balangan, dan Kabupaten Tabalong.

Hingga kini banjir parah melanda wilayah hilir DAS Barito di Kalsel seperti Kabupaten Banjar, Barito Kuala dan Kota Banjarmasin. Beberapa titik banjir menyebabkan warga terisolasi. Upaya evakuasi terus dilakukan dengan melibatkan TNI. (OL-3)

Baca Juga

Antara/Mohammad Ayudha

Gibran Optimistis Vaksinasi Tahap Dua Di Solo Tuntas Pada Maret

👤Widjajadi 🕔Selasa 02 Maret 2021, 20:23 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah semakin kencang melawan pandemi...
dok.Humas Pemkab Kutim

Kepala Adat Minta Jangan Provokasi Dayak Modang Long Bentuq

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 02 Maret 2021, 19:40 WIB
KEPALA Adat Besar Kung Kemul Kaltim Kaltara, Indra Bengeh, meminta pihak lain untuk tidak memperkeruh persoalan di Desa Long Bentuq terkait...
MI/Palce Amalo.

Produksi Miras Skala Rumahan di NTT Tetap Berjalan

👤Palce Amalo 🕔Selasa 02 Maret 2021, 19:28 WIB
Pada 1 April 2019 Pemprov NTT menandatangani nota kesepahaman (MoU) produksi miras lokal bernama Sophia (sopi asli) bersama Universitas...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya