Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA banjir yang melanda Provinsi Kalimantan Selatan belum surut menyusul masih tingginya curah hujan di wilayah tersebut. Hingga kini masih banyak warga terjebak banjir dan belum dievakuasi. Sampai Jumat (15/1) hujan deras masih mengguyur sebagian besar wilayah di Provinsi Kalsel. Kondisi ini menyebabkan banjir cenderung bertambah parah.
"Di beberapa titik banjir terutama di pedalaman masih banyak warga yang belum dievakuasi. Mereka terpaksa bertahan di plafon dan atap rumah. Mereka juga mulai kekurangan bahan makanan," ujar Berry Nahdian Furqan, Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah.
Di wilayah ini ketinggian banjir di beberapa desa mencapai tiga meter. Kemarin Berry bersama keluarga terpaksa mengungsi ke lokasi aman karena kediaman Wakil Bupati terendam hingga satu setengah meter.
"Kondisi di tengah kota juga sangat parah, apalagi di lokasi dataran rendah yang rawan banjir," tuturnya.
Pihak BPBD sendiri cukup kewalahan karena keterbatasan personil dan peralatan untuk evakuasi. Selain banjir bencana longsor juga terjadi di Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Balangan. Sedangkan di beberapa lokasi banjir seperti di Kecamatan Pengaron Kabupaten Banjar ketinggian banjir terus meningkat.
Pada bagian lain BMKG Kalsel menerbitkan peringatan kewaspadaan dini potensi bencana di masa puncak musim penghujan. Pada dua hari kemarin Kalsel mengalami cuaca ekstrem dengan curah hujan mencapai 300 mm jauh diatas curah hujan rata-rata saat normal.
baca juga: Ancaman Tanah Longsor masih Ada
Saat ini banjir juga meluas termasuk Kabupaten Barito Kuala yang wilayahnya didominasi daerah rawa. Dinas Kesejahteraan Sosial Kalsel mencatat jumlah warga yang terdampak korban banjir mencapai hampir 80 ribu warga.
"Lebih 10.000 rumah terendam dengan ketinggian bervariasi antara 0,5 meter hingga 3 meter, ruas jalan utama provinsi tergenang, dan jembatan utama provinsi roboh. Masyarakat dihimbau agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan dampak ditimbulkan seperti banjir dan tanah longsor," ungkap Kepala BPBD Kalsel, Mujiyat. (OL-3)
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
BENCANA banjir dan 18 titik longsor melanda Kabupaten Jepara, sebanyak 1.445 keluarga ( 3.522 jiwa) warga Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara terisolasi akibat terputusnya akses jalan.
mitigasi bencana tidak dapat hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh perubahan perilaku serta penguatan kesiapan mental masyarakat
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
BPBD terus menggenjot langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mitigasi bencana.
Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat sejumlah wilayah Kalsel saat ini mengalami banjir meliputi Kabupaten Banjar, Balangan dan Hulu Sungai Utara.
(KPK) membeberkan modus dugaan pemerasan terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan tiga orang jaksa di Kalsel. KPK telah menetapkan tiga tersangka
KEPOLISIAN Daerah (Polda) Kalimantan Selatan menerjunkan 3.800 personel untuk membantu kelancaran dan keamanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved