Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
RIBUAN rumah diperkirakan terendam banjir di Kota Solok dan sekitarnya (Kabupaten Solok) akibat curah hujan yang tinggi serta luapan sungai Batang Lembang sejak kemarin.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumatra Barat Rumainur menjelaskan, banjir dengan ketinggian 0,5-1,5 meter di Kota Solok cukup merata. Banjir melanda dua kecamatan di Solok yakni Lubuk Sikarah dan Tanjung Harapan.
"Banjir terjadi pada 11 Januari 2021 pukul 23.30 WIB mengakibatkan banjir dan longsor di rumah warga dengan lokasi di Lubuk Sikarah dan Tanjung Harapan," katanya, Selasa (12/1).
Longsor juga terjadi di Kampung Jawa dan Laing. "Korban jiwa nihil," ujar Rumainur.
Saat ini, ungkapnya, BPBD Kota Solok bersama dengan TNI, Polri, Tagana,
PMI, Basarnas Padang, dan insan kebencanaan beserta masyarakat telah
melakukan evakuasi terhadap masyarakat yang terkena dampak.
"BPBD Provinsi Sumatra Barat telah mengirimkan logistik dan peralatan
kebencanaan untuk kebutuhan mendesak saat ini," pungkasnya. (OL-14)
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Tim di lapangan terus melakukan upaya penanganan untuk mempercepat surutnya air.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI mencatat ada 90 RT dan enam ruas jalan di Jakarta terendam banjir dampak tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Ibu Kota dan sekitarnya
Langkah proaktif ini bertujuan untuk memecah awan hujan sebelum masuk ke wilayah padat penduduk, guna meminimalisasi potensi genangan maupun banjir
Kemacetan terjadi akibat banjir dan genangan di sejumlah titik setelah hujan deras mengguyur Jakarta, Tangerang, dan sekitarnya sejak malam.
Peningkatan signifikan muka air terjadi pascahujan lebat yang mengguyur sejak Kamis (19/2) malam.
Banjir melanda Jakarta Timur, Jumat (20/2/2026). 1.382 jiwa terdampak di Jatinegara hingga Cawang. Meski air capai 1,2 meter, warga belum ada yang mengungsi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved