Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTIVITAS bongkar muat atau Embarkasi maupun Debarkasi di Pelabuhan laut Lewoleba, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, saat ini semakin ramai. Puluhan kapal barang maupun penumpang, setiap hari menyinggahi pelabuhan tersebut.
Kini, 5 Kapal Cepat yang melayari rute Lewoleba-Larantuka, PP, setiap hari silih berganti menyinggahi Pelabuhan laut Lewoleba. Kini, pasca pemberlakuan PSBB, Pemda Lembata meminta Kapal berbadan jumbo milik PT. Pelni, kembali menyinggahi Pelabuhan laut Lewoleba. Sayangnya, kondisi fisik, sarana dan prasarana Pelabuhan laut Lewoleba masih memprihatinkan.
David Vigis, Praktisi pelayaran, pengguna jasa Pelabuhan manilai kondisi dermaga laut Lewoleba lama yang dibangun tahun 1983 sampai saat ini tidak terurus.
Kondisi bangunan dermaga itu sudah keropos. Pada bagian pintu masuknya sudah berlubang, namun dermaga yang terkenal paling sibuk itu masih menjadi tempat persinggahan kapal penumpang setiap hari, termasuk kapal cepat. Proses embarkasi dan debarkasi para penumpang kapal cepatpun sangat terganggu.
"Mestinya Pemerintah mengaktifkan kembali Jety apung di sebelah Timur dermaga, sebagai lokasi berlabuh kapal cepat. Saat ini ada 5 kapal cepat beroperasi, namun sarana prasarana tidak menunjang. Misalnya, sistim boarding tiket, muat sesuai kapasitas," ujar David Vigis.
Tak hanya itu, karet vender di depan dermaga baru maupun lama, tidak ada. Fungsinya menahan benturan kapal ke dermaga saat olah gerak sandar kapal dan saat bongkar muat terlepas, sampai saat ini belm diperbaiki.
Demikian pula lapangan penumpukan kontainer sampai saat ini belum di paving, meski sudah dipergunakan sekian tahun masih berlantai tanah, bergelombang. Beresiko saat muat atau menurunkan peti kemas dari atas tronton.
Menurut Vigis, kondisi ini diperparah jet apung kurang lebih 100 meter dari ujung barat dermaga, sejajar dengan garis depan dermaga.
"Pemda harus serahkan pengelolaan pelabuhan kepada kementerian perhubungan, dalam hal ini Dirjen Perhubungan laut. Dengan kondisi dermaga yang mulai parah ini, tidak sedikit biaya renovasi," ujar David Vigis.
Hal senada disampaikan Ben Hur, salah satu Kapten Kapal Ocean Going, putra daerah Lembata. Ia mengusulkan, Pemda segera menyerahkan pengelolaan Pelabuhan laut Lewoleba kepada Kementerian Perhubungan sebelum kondisinya semakin parah dan sulit di benahi. (OL-13).
Baca Juga: Gubernur Sumsel Siap Divaksinasi Pertama
Ribuan kapal dan perahu nelayan di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah masih bertahan sandar di sejumlah pelabuhan perikanan dan muara sungai akibat gelombang tinggi dan badai.
Pada Minggu (4/1) ribuan kapal nelayan masih disandarkan di sejumlah pelabuhan perikanan dan muara sungai di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah.
Salah satu fokus utama koordinasi tahun ini adalah mitigasi dampak cuaca ekstrem.
Sinergi dan kolaborasi dilakukan bersama Kementerian Perhubungan (KSOP dan BPTD), ASDP, Pemprov Banten, Pemkot Cilegon, Polda Banten dan TNI AL Banten, serta instansi terkait.
Direktur Utama SPJM, Tubagus Patrick, menegaskan bahwa seluruh lini layanan perusahaan telah disiagakan untuk memastikan kelancaran operasional pelabuhan.
PT ASDP Indonesia Ferry ( Persero) atau ASDP memproyeksikan peningkatan pergerakan angkutan pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Seluruh sertifikat kesehatan awak pesawat tersebut masih berlaku pada saat kejadian.
Ahmad Safei meminta Kementerian Perhubungan bersama Basarnas, TNI, dan Polri untuk segera melakukan pencarian korban hilangnya pesawat ATR 42-500
Pemerintah telah membuka Crisis Center di Bandara Sultan Hasanuddin untuk memberikan pendampingan kepada keluarga.
Pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi.
Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar telah melakukan persiapan pembukaan Crisis Center di Terminal Keberangkatan sebagai pusat koordinasi informasi.
Keputusan tersebut diambil setelah terjadinya kecelakaan maut bus di Tol Krapyak, Semarang, yang menewaskan 16 penumpang pada Desember 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved