Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI upaya memastikan keamanan vaksin Covid-19, Gubernur Sumatra Selatan menyatakan siap menjadi orang pertama yang divaksinasi di daerahnya.
‘’Ini untuk menjawab keraguan masyarakat Sumsel, saya siap divaksin duluan. Vaksin ini penting untuk mencegah penyebaran Covid-19,’’ tegas Gubernur Sumsel, Herman Deru, Senin (11/1).
Dengan langkah tersebut, dirinya berharap masyarakat tidak lagi was-was dan merasa aman untuk ikut menyukseskan program vaksinasi tersebut. Menurut dia, bahwa kewajiban untuk vaksinasi juga telah diatur oleh UU No 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.
Undang-Undang tersebut bertujuan untuk mewujudkan tingkat kesehatan yang setinggi-tingginya bagi rakyat Indonesia. Karena itu pula, Ia meminta masyarakat dan tenaga kesehatan dapat mendukung kelancaran pelaksanaanvaksinasi tersebut di Sumsel.
Baca juga : Vaksin Termin Pertama di Banten Digelar di Kota Tangsel dan Serang
Setelah gubernur, program vaksinasi ini juga akan diteruskan kabupaten/kota yang ditandai dengan vaksinasi pertama oleh masing-masing bupati dan walikota. Untuk tahap awal, Deru mengatakan ada sebanyak 30.000 vaksin yangdisiapkan pemerintah untuk Provinsi Sumsel.
Diketahui, vaksin perdana akan digelar pada Kamis, 14 Januari 2021. Vaksinasi akan dilaksanakan di RSUD Siti Fatimah.
Sementara itu, Bupati Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex mengatakan siap menjadi yang pertama disuntikkan vaksin Covid-19.
‘’Kalau Presiden tanggal 13 Januari, saya bersama wakil bupati, siap melakukan penyuntikan pada hari berikutnya,’’ kata dia.
Menurut Dodi, penyuntikan vaksin perdana kepada kepala daerah tak lain untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap vaksin tersebut. (OL-2)
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Jemaah haji perlu memahami manfaat kesehatan jangka panjang dari vaksinasi, bukan sekadar memenuhinya sebagai syarat administrasi.
Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa lebih dari 22% jemaah haji Indonesia pada 2025 merupakan kelompok lansia, dan mayoritas membawa penyakit komorbid.
Orang yang hidup dengan HIV (ODHA) memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi menular seksual (IMS). Selain berdampak langsung pada kesehatan.
Dalam kondisi hujan, tingkat kelembapan tinggi, dan suhu tinggi, melakukan aktivitas fisik di tempat terbuka meningkatkan peluang terserang penyakit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved