Minggu 10 Januari 2021, 15:55 WIB

Yohanes Mimpi Batal ke Pelaminan Sebelum Naik Sriwijaya Air 182

mediaindonesia.com | Nusantara
Yohanes Mimpi Batal ke Pelaminan Sebelum Naik Sriwijaya Air 182

MI/Anndri W
Pasukan Elite TNI AL menemukan sejumlah temuan baru dari pencarian Pesawat Sriwijaya Air di Perairan Kepulauan Seribu, Jakarta,Minggu (10/1

 

TIGA keluarga penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ182 asal Tiyuh Totomakmur, Kecamatan Batuputih, Tulangbawang Barat (Tubaba), berharap ketiga korban dapat segera ditemukan. Pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya kepada maskapai dan Tim SAR untuk melakukan pencarian.

"Kami berharap Sugiono Effendi beserta dua rekannya Pipit Piyono dan Yohanes dapat segera ditemukan dengan selamat dan sehat," ujar perwakilan keluarga Sugiono, Abdi Kinanjar, seperti dilansir Lampost.com, Minggu (10/1/2021).

Menurut Abdi, sebelum kejadian, Kholifah, istri Sugiono sempat memiliki firasat buruk terkait dengan perjalanan suaminya. Sugiono mengeluhkan pesawat yang ditumpanginya beberapa kali delay.

"Tapi tidak jelas kenapa pesawat delay, keluhan itu membuat istrinya mulai was-was dan memiliki fisarat buruk terhadap perjalanan suaminya," kata dia.

Hal serupa juga dikatakan Piyati, orang tua Yohanes yang mengaku memiliki firasat buruk terhadap anaknya yang juga menumpangi pesawat tersebut. Sebelum berangkat, Yohanes menceritakan kepada kedua orang tuanya bermimpi batal menjadi pengantin.

Terkait dengan mimpi tersebut, Yohanes sempat menanyakan kepada kedua orang tuanya apakah mimpi berkaitan dengan rencana perjalanannya ke Pontianak.

"Perjalanan anak saya ini sudah tiga kali tertunda. Pas dia ngomong mimpi itu saya langsung memiliki firasat tidak baik. Tapi, karena mau mencari kerja saya tetap merestui dan mendoakan yang terbaik untuk anak saya," kata Piyati.

Sementara Nely, istri Pipit yang juga satu perjalanan dengan Sugiono dan Yohanes tidak memiliki firasat buruk terhadap kepergian suaminya. Sebelum berangkat, Suaminya hanya meminta Nely menjaga kesehatan diri dan anaknya.

"Dia hanya pamitan jaga kesehatan dan anak. Dia minta doa supaya pekerjaannya di Pontianak nanti dilancarkan dan mendapatkan rezeki yang barakah," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Tiyuh Totomakmur, Madrim, membenarkan tiga warganya menjadi penumpang pesawat Sriwijaya yang hilang kontak putaran di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

"Ketiga penumpang itu warga saya. Mereka mau mencari kerja ke Pontianak sebagai buruh bangunan," kata Madrim.

Ketiganya melakukan perjalanan dari kampung sejak Jumat, 8 Januari 2020. Mereka adalah Sugiono Efendi (37) warga RT05, RW 02, Yohanes (27) warga RT04, RW 02, dan Pipit Piyono (25) warga Rt 05, RW 02.

Ketiga warga Tiyuh Totomakmur itu melakukan perjalanan dari Bandara Radin Intan II, Bandar Lampung menuju Jakarta dan melanjutkan perjalanan ke  Pontianak dari Bandara Soekarno Hatta, Tengerang, Banten. (OL-13)

Baca Juga: DVI Polri Terima Laporan 12 Keluarga Penumpang Sriwijaya Air 182

Baca Juga

Ist

1 Orang Hilang Terseret Arus di Pantai Kuta Bali

👤Ruta Suryana 🕔Rabu 18 Mei 2022, 23:45 WIB
"Laporan kami terima pukul 19.05 Wita dari Bapak Sutayana, adanya 1 orang terseret arus di Pantai Kuta, di depan salah satu...
dok.ist

Diduga TPPU, PT Titan Diminta Angkat Kaki dari Sumsel

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 18 Mei 2022, 21:50 WIB
AKTIVIS dan tokoh pemuda asal Muara Enim Hari Azuar meminta agar PT Titan Group segera hengkang dengan meninggalkan semua bisnisnya di...
ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

Pemkab Nyatakan Sebaran PMK di Lamongan Relatif Terkendali

👤M Yakub 🕔Rabu 18 Mei 2022, 21:49 WIB
"Sapi-sapi yang sebelumnya mengalami penurunan nafsu makan dan tidak bisa berdiri, saat ini sudah mulai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya