Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 134 personel Polres Klaten, Jawa Tengah, mendapat kenaikan pangkat pada Tahun Baru 2021. Kenaikan pangkat diterima melalui prosesi upacara korps raport di halaman Mapolres Klaten, Sabtu (2/1).
Upacara korps raport dipimpin Kapolres AKB Edy Suranta Sitepu. Karena saat ini dalam kondisi pandemi covid-19, upacara dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang berlaku, yakni memakai masker dan menjaga jarak.
Edy, dalam sambutan pengarahannya, mengatakan kenaikan pangkat di lingkungan kepolisian memiliki arti penting bagi kesatuan, personel, maupun keluarga yang bersangkutan.
Baca juga: Geng Motor di Tasikmalaya Keroyok Warga hingga Luka Parah
"Meskipun kenaikan pangkat itu rutin, tetapi tidak bisa dilihat sebagai hak anggota semata. Ini kepercayaan negara dalam menghadapi tanggung jawab atas pangkat baru yang disandang," imbuhnya.
Selain itu, menurut Edy, kenaikan pangkat merupakan penghargaan yang diberikan pemerintah kepada personel Polri yang telah melaksanakan tugas dengan baik dan benar.
"Jadi, perlu diketahui bahwa kenaikan pangkat 134 personel Polres Klaten ini tidak datang secara tiba-tiba. Tetapi, butuh perjuangan. Maka, syukurilah itu dengan cara bekerja yang baik," imbuhnya.
Kapolres berpesan kepada personel agar momentum bahagia atas kenaikan pangkat itu dijadikan dorongan semangat dan motivasi untuk mencapai prestasi dan inovasi dalam melaksanakan tugas ke depannya.
Kenaikan pangkat 134 personel Polres Klaten meliputi AKP menjadi Kompol satu personel, Iptu ke AKP (6), Ipda ke Iptu (13), Aiptu ke Ipda (4), Aipda ke Aiptu (9), Bripka ke Aipda (28), Brigpol ke Bripka (41), Briptu ke Brigpol (5), dan Bripda ke Briptu (27). (OL-1)
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Transparansi digital melalui media sosial membuat kasus-kasus tersebut kini lebih mudah terungkap ke permukaan.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Rano Alfath, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan yang menewaskan AT (14).
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Proses hukum terhadap tersangka, yang merupakan oknum anggota Brimob berinisial Bripda MS, harus dilakukan secara terbuka tanpa ada upaya menutupi fakta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved