Rabu 30 Desember 2020, 18:16 WIB

Penambahan Pasien Covid-19 di DIY Cetak Rekor Tertinggi

Ardi Teristi | Nusantara
Penambahan Pasien Covid-19 di DIY Cetak Rekor Tertinggi

DOK MI
Ilustrasi

 

PENAMBAHAN kasus Covid-19 di DIY mencapai rekor tertinggi dengan adanya 296 kasus baru. Jumlah tersebut lebih banyak dari rekor sebelumnya yaitu 282 kasus sehari terjadi pada Selasa (29/12).

"Hasil pemeriksaan laboratorium dan terkonfirmasi positif pada 30 Desember 2020 terdapat tambahan 296 kasus positif, sehingga  total kasus positif covid 19 di DIY menjadi sebanyak  11.898 kasus," terang Berty Murtiningsih, Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Rabu  (30/12).

Sementara itu, laporan jumlah kasus sembuh hari ini lebih banyak dari  penambahan kasus positif, yaitu 338  kasus. Total kasus sembuh menjadi  
8056 kasus.

Laporan jumlah kasus meninggal hari ini sebanyak 11 orang. Total kasus meninggal menjadi sebanyak 260 kasus. Sebanyak 1.195 sampel diperiksa hari ini dari 1.140 orang. Total sampel yang diperiksa berjumlah 150.497 sampel dari 129.541 orang.

Jumlah tempat tidur kritis (ICU) yang tersisa di DIY ada 18, dari 64 tempat tidur ICU yang ada. Sementara itu, tempat tidur nonkritis di DIY ada 70, dari 577 tempat tidur yang ada. (R-1)

Baca Juga

MI/BAYU ANGGORO

Banjir Buah Impor Diprotes Anggota Dewan

👤Bayu Anggoro 🕔Selasa 13 April 2021, 20:45 WIB
Kementerian Pertanian diminta lebih fokus mengembangkan buah-buahan lokal yang bisa bersaing dengan produk...
 ANTARA/Raisan Al Farisi

Komunitas Tionghoa Vaksinasi 7.000 Warga Kota Bandung

👤Bayu Anggoro 🕔Selasa 13 April 2021, 20:40 WIB
Vaksinasi untuk guru atau tenaga pendidik menjadi prioritas dalam percepatan program itu di...
 ANTARA/Asprilla Dwi Adha

Iluni sudah Vaksinasi 8.000 Alumni Universitas Indonesia

👤Bayu Anggoro 🕔Selasa 13 April 2021, 20:25 WIB
Program vaksin ini merupakan wujud dukungan terhadap pelaksanaan program vaksinasi yang digulirkan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya