Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Sikka Zona Merah Covid-19, Warga Tetap Membandel

Gabriel Langga
28/12/2020 05:33
Sikka Zona Merah Covid-19, Warga Tetap Membandel
Warga Sikka dihukum push-up oleh anggota TNI/Polri karena kedapatan tidak memakai masker.(MI/Gabriel Langga)

KABUPATEN Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), saat ini, berada di zona merah covid-19. Akibatnya, Pemerintah Kabupaten Sikka mengeluarkan pembatasan aktivitas kegiatan masyarakat sebagai upaya mencegah penyebaran covid-19.

Sayangnya, penerapan protokol kesehatan yang diharapkan menjadi pemutus rantai penyebaran covid-19 itu diabaikan sejumlah pengendara yang melintas di wilayah Kota Maumere.

Berdasarkan pantauan mediaindonesia.com, Minggu (27/12), di beberapa ruas jalan yang ada di wilayah Kota Maumere, banyak pengendara roda dua maupun yang dibonceng tidak menggunakan masker.

Baca juga: Langgar Jam Operasional Tiga Tempat Usaha di Medan Ditindak

Padahal, saat ini, di Kabupaten Sikka terdapat 16 warga yang dinyatakan positif covid-19.

Seperti disaksikan mediaindonesia.com, di kompleks pertokoan, tampak anggota TNI Kodim 1603 Sikka dan Polres Sikka sedang menghukum push up pengendara yang kedapatan tidak memakai masker.

Mereka dihukum karena tidak mengindahkan intruksi pemerintah terkait protokol kesehatan seperti keluar rumah harus menggunakan masker.

Usai dihukum, para pengendara itu langsung diberikan edukasi protokol kesehatan oleh aparat TNI-POLRI

Juru bicara satgas covid-19 Petrus Herlemus mengakui penggunaan masker di tengah masyarakat, hingga kini, belum maksimal meskipun pemerintah
terus mengajak warga mematuhi protokol kesehatan terkait covid-19.

"Warga Sikka masih banyak yang enggan menggunakan masker saat berkendara keluar rumah. Padahal, itu merupakan salah satu cara mencegah penularan covid-19," papar Petrus Herlemus.

Ia mengakui kewalahan menghadapi warga Sikka yang disebutnya 'kepala batu' karena tidak mau memakai masker, sementara jumlah kasus positif covid-19 terus bertambah.

Berbagai cara, kata dia, sudah dilakukan agar masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan menjaga jarak. Namun, kenyataannya, upaya tersebut belum membawa hasil maksimal karena di lapangan masih melihat warga yang tidak menggunakan masker.

"Penggunaan masker sangat penting untuk membantu memutus mata rantai penyebaran covid-19. Kita akan memberikan tindakan tegas bagi mereka yang kedapatan tidak memakai masker," pungkas dia. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya