Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
REALISASI tanam di Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, terkendala erupsi Gunung Lewotolok, akhir November lalu. Pemerintah Kabupaten Lembata tidak membiarkan para petani di dua kecamatan itu terlambat melakukan penanaman, sehingga berdampak pada kesejahteraan mereka.
"Sejak 8 Desember, kami mengerahkan seluruh pegawai negeri dinas pertanian, seluruh staf dan pegawai Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur turun ke sawah. Secara bergiliran kami membantu petani untuk menanam," ungkap Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Lembata, Matias AK Beyeng, Minggu (20/12).
Pada musim tanam saat ini, target luas tanam di Ile Ape dan Ile Ape Timur mencapai 2.611 hektare. Saat ini di Lembata sudah memasuki musim hujan.
Selain para pegawai negeri, Matias menambahkan, para petani juga mendapat bantuan dari mahasiswa Universitas Muhamadiyah Kupang dan pelajar SMKN II Lewoleba.
"Kami fokus membantu petani dari 8 desa terdampak erupsi yang memiliki lahan kebun di wilayah zona hijau. Operasi tanam mulai dilaksanakan sejak 8 Desember," tambahnya.
Ke delapan desa itu ialah Waimatan, Lamagute, Napasabok, Bungamuda, Lamawara, Amakaka, Tanjung Batu dan Waowala. "Setelah mengebut tanam, sampai hari ini tersisa dua desa dan tengah dikeroyok," sambung Matias.
Untuk wilayah zona merah erupsi Gunung Lewotolok, dia mengaku belum bisa berbuat apa-apa dan menunggu erupsi mereda. Bantuan penanaman baru bisa dilakukan di zona hijau. "Selain padi, kami membantu penanaman jagung. Kami bergerak bersama petani yang berada di posko pengungsian." (N-3)
Asap kawah terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang dan ketinggian sekitar 10 hingga 100 meter dari puncak.
Meski pengetahuan tinggi, sikap menghindari orang yang hidup dengan HIV (ODHIV) juga sangat tinggi.
Petugas Pos Pengamat Gunung Lewotolok, Syawaludin, mengatakan gunung dengan ketinggian 1.423 meter di atas permukaan laut itu masih berada pada status Siaga atau Level III.
Perlindungan satwa adalah bagian tak terpisahkan dari mitigasi bencana dan keseimbangan ekosistem.
Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status aktivitas gunung tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak Minggu (18/1) pukul 11.00 Wita.
Aktivitas erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 36,2 mm dan durasi sekitar 1 menit 25 detik.
Petugas Pos Pengamat Gunung Lewotolok, Syawaludin, mengatakan gunung dengan ketinggian 1.423 meter di atas permukaan laut itu masih berada pada status Siaga atau Level III.
Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status aktivitas gunung tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak Minggu (18/1) pukul 11.00 Wita.
MATERIAL vulkanis yang terus-menerus keluar dari Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Wunopito, Kota Lewoleba.
Letusan Gunung Ile Lewotolok mengakibatkan pesawat Wings Air IW1995 rute Kupang-Lewoleba menunda penerbangan.
Gunung Ili Lewotolok di Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali erupsi pada Kamis (19/6).
Material vulkanik berupa batu dan pasir terus menghujani desa-desa yang berada di sekitar Gunung Ile Lewotolok seiring meningkatnya intensitas erupsi gunung berapi tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved