Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta semua daerah di Jawa Tengah untuk siaga bencana. Hal itu karena cuaca beberapa hari ke
depan yang diprediksi kurang bagus.
"Semua yang di Jawa Tengah ini siaga. Kira-kira selama tiga hari ke depan cuacanya juga nggak bagus maka semua kita minta standby, terutama daerah-daerah yang punya kerawanan bencana untuk standby terus," kata Ganjar di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (15/12).
Ia mengingatkan kepada seluruh petugas, baik BPBD Provinsi maupun Kabupaten/Kota, untuk kembali mengecek kesiapan peralatan dan perlengkapan kebencanaan. Termasuk kesiapan tanda peringatan dini bencana di masing-masing daerah.
"Cek seluruh peralatan dan peringatan dininya, disiapkan. Sehingga kalau terjadi katakan curah hujan yang cukup tinggi segera berikan peringatan-peringatan, ungsikan. Potensi-potensi daerah longsor berikan peringatan. Bergitu ada yang naik, ungsikan," katanya.
"Dengan cara itu harapan kita selamatkan dulu manusianya, selamatkan dulu rakyatnya," lanjut Ganjar.
Ganjar juga meminta pemangku kepentingan di wilayah sekitar Bengawan Solo untuk siaga. Terutama menyiapkan tempat pengungsian dengan protokol kesehatan ketat.
Dalam musim hujan seperti ini, kata Ganjar, pihaknya mengimbau seluruh pemangku wilayah di sungai-sungai berpotensi meluap seperti di Solo raya, Cilacap dan Banyumas untuk siaga. Termasuk di Pekalongan yang kerap langganan rob.
"Kita minta semuanya untuk standby tidak hanya Bengawan Solo tapi seluruh sungai. Umpama Cilacap, Banyumas itu kemarin juga sudah standby, udah menangani mulai surut jalan termasuk Pekalongan yang rob," katanya. (R-1)
Cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
Hingga Oktober 2025, kerusakan kawasan konservasi akibat tambang ilegal telah mencapai 409 hektare.
Tol Kanci-Pejagan, tercatat sebanyak 3.465 kendaraan melintas keluar tol sejak pukul 00.00 hingga pukul 08.00 WIB pagi tadi.
Prestasi gemilang tersebut dinilai menjadi bagian krusial dari keberhasilan kontingen Indonesia dalam mempertahankan posisi teratas pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved